Ah...
Abis ketawa ngakak...
Udah lama ngga ketawa sampe kya gini...
Gw emang punya temen-temen deket yang bisa bikin gw ketawa disini, cuman ngga bisa bikin gw ketawa sampe ngakak gitu, sampe sakit perut =D.
Ternyata cuman butuh baca blognya dika ajah sambil dengerin prambors...
Ini tandanya, how much i miss Indonesia =D
Tapi lumayan, bisa ketawa ngakak, meski belum relieve.
Oh God, what should i do with my life ???
Too many questions in my head that i couldn't even find the answer everywhere.
I searched everywhere already, but time after time, i just found myself with nothing.
Aaaaaaarrrrrrggggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh !!!!!!!!!!!
Ah, tolol sekali gw !
Saturday, July 11, 2009
Wednesday, July 8, 2009
July 06th 2009
Okay, so this is gonna be a very long post. Since there´s a lot of things happen to me in this few days.
Hal pertama, adalah tentang dia.
Dia, who tells me that he fall in love with another girl.
BUT,
There´s a ´but´ there, in his sentence.
He said,” But I really like you and I do want you, and I don’t want to hear or see you going out with another guy even just to have some drink with, ever again.”
WHAT THE F*#K ???
Is he ever realize that I’m not only like him, but also crazy about him so badly ?!
Is he ever thought that no one in this world would ever make my world turn up side down just like what he does to my life ?!
NO.
I guess no is the right answer for this.
He wants me, but not as much as I want him.
He likes me, but not as much as I like him.
He hurts, but not as much as he hurt me.
I only feels this feeling like once in five years, and I need at least two years to make me fall out from this.
So I guess, I’m not gonna find another person who makes me feel this way, specially in my time as an au pair, here in The Netherlands, since I only have 10 months left.
Hal ke dua, hari sabtu malem, gw ke Leiden. Dimana gw udah izin sama hostdad dari hari rabu. Gw tanya sama dia, apakah hari sabtu mereka punya plan gitu pas malem, karena ada museum nacht di Leiden mulai jam 8 malem, kelar jam 1 pagi. Gw diajakin si Oxal. Hostdad bilang great, dan dia bilang ok. Hari jumat, gw konfirmasi sama hostmom, dia bilang juga ok. Pagi-paggi di hari sabtu, abis sarapan, mereka manggil gw untuk ngomong. Hostdad bilang, dia ngga suka kalau gw keluar pas hari kerja, even gw udah free. Gw shock. Gw bilang,” So you want me to stay inside the house, even it’s Saturday night, and I already finish my work, and you and your wife are at home?” Hostdad gw mikir lama. Ada kali 10 menit, karena sepertinya dia punya banyak pertimbangan di otaknya. Lalu akhir kata, dia bilang,” No.”
Gw shock. Bukankah itu hak gw ? Bukankah gw udah melakukan semua hal dengan baik ? Bukankah gw udah berusaha mati-matian untuk jadi au pair yang baik ? Bukankah, sekalipun mereka ngga pernah ngeliat gw telat kerja, atau bahkan melakukan kesalahan kecil (atau mungkin besar), karena lupa sama apa yang mereka minta ke gw ? Bukankah gw udah melakukan kewajiban gw semaksimal mungkin ? Tapi kenapa satu demi satu hak gw di renggut ? Kenapa hostdad gw semakin bikin banyak aturan dan semakin bikin gw males jadi au pair mereka kalau ‘harga’ yang harus gw bayar adalah kebebasan gw bersosialisasi dengan dunia ? Pertama, mereka sampai sekarang belum merealisasi internet di kamar gw, dan ini udah dua bulan sejak gw sampai disini. Padahal itu permintaan gw yang pertama banget waktu hostdad menginterview gw. Hal ke dua, gw sama sekali ngga bisa noonton TV karena TV di kamar gw ngga ada colokan ke listrik dan ngga ada colokan antena dan mereka juga maunya jam 7.30pm keatas, itu cuman mereka aja di ruang keluarga (hostmom dan hostdad), mereka merenggut hak gw untuk jadi pintar. Sekarang, hostdad ngga izinin gw keluar di hari biasa, meskipun gw udah free time dan gw pun paling keluar cuman dua jam aja.
Gw marah banget. Gw pengen bilang kalau gw keberatan sekaligus mengeluh, tapi entah kenapa ngga keluar. Akhirnya pas gw lagi di Amsterdam ditempatnya Dewi, gw cerita sama Tyas dan Dewi. Tyas mengingatkan gw kalau sama orang belanda kita harus ngomong aja, ngga usah takut. Mereka malah seneng kalau kita ngomong daripada kita diem aja. Dewi menyarankan untuk ancem aja (ya, yah, dewi emang lebih emosian daripada Tyas, dia tuh abisnya udah kesel banget, secara kan dia yang tau banget situasi gw =D). Tyas ngasih tau gw gimana ngomongnya sama mereka dan lain-lain. Tyas, meski lebih muda dari gw, dia lebih dewasa dari gw (yah, yah, banyak orang selalu lebih dewasa dari gw =D).
Jadi kemungkinan gw akan ngomong sama mereka besok malem, pas anak-anak udah pada tidur. Jujur aja, semua keterisolasian ini membuat gw gila. Gw tinggal di kota kecil dimana penduduknya cuman berapa orang, dan sedihnya, di kota ini gw belum punya temen deket. Mana lagi, ngga ada internet ngga bisa nonton tv, ngga bisa baca koran. Come on, I used to be that girl, who her friends always turns to her whenever they need some more information about what happen in world today. I used to be that “ newspaper” kind of gal who likes to discuss about news with her friends and digged it more from my point of opinion, and argued it with my friends opinion, and that’s make my brain not dead.
Sekarang, semakin gw marah, gw semakin memikirkan apa kata Reyhan sama gw :
“ F, you have your life here. You’re talented writer, and you are in the path of making your dream job as an author come true. You tells your people to do something here, not being tell about what you have to do. You smart, as in left or even your right brain. You’re something ! So why you have to do au pair ? Although you move forward about where you live now, but I guess you’re more step backwards in your life than going forwards now.”
Gw selalu bilang sama Reyhan, kalau gw ngga merasa hidup gw jadi mundur ke belakang, it just a whole lot different than what I had back in Indonesia. Gw juga selalu bilang sama Reyhan, kalau I want to challenge myself beside I also need some way to live in europe to get more inspiration on my writing project.
Tapi sekarang, gw merasa Reyhan bener. Karena kenyataannya, semenjak gw di Belanda gw bukannya tambah pinter, gw malah tambah tolol. Gw jadi lebih banyak berputar-putar dalam urusan cinta gw kebanding urusan cinta novel-novel gw =p. Gw menjadi sosok seorang cewe yang dahulu gw ngga pernah suka.
And you know what the worst part ?
I change from a person who used to think about going out, see the world and beat it to such a woman who think about settle down, in a middle ages !!
And I, hate it. Hate it so much. Now I just don’t want to wake up and find myself facing another judgement from myself about myself.
And the last thing is about the fact that I found my hostmom really loves me and I really loves and adore her so much and how much I love the kids more than what people could see (including my hostparents). Everytime I have my days off and I went to another city, I always think about the kids and I missed them. I just want to go home and hold Faye, playing cars with Lou, and give nana a very good hug while I whisper that I love her.
But is it an enough reason to force myself to deal with all the thoughts in my mind ?
Just, tell me the truth, please...coz now, i'm dying inside (well, specially my brain =D).
Hal lain, kemaren minggu kan gw nginep gitu di amsterdam, di tempat temennya gw. si Dewi ituh, ketemu sama Ruby deh. Heran, kenapa yah, gw selalu punya temen cowo untuk jadi temen berantem ??? UDah terjadi semenjak gw kecil ! Apa itu ada tertulis di muka gw yah ?? Soalnya gw sama Ruby tuh udah kya Tom and Jerry klo kata Dewi =-p.Tapi bagus deh, lumayan buat hiburan =D dan pelipur lara =D.
PAs hari senin kita ke Harlem, sempetin ketemuan dulu sama musuh, a.k.a Ruby, abis itu cabut !! Ah, di Harlem akhirnya aye beli kamera juga =D, sayang harus di charge dulu, jadinya belom bisa dipake, ngga pa-pa deh, ntar kan gw bisa balik lagi, deket inih =D
Hal pertama, adalah tentang dia.
Dia, who tells me that he fall in love with another girl.
BUT,
There´s a ´but´ there, in his sentence.
He said,” But I really like you and I do want you, and I don’t want to hear or see you going out with another guy even just to have some drink with, ever again.”
WHAT THE F*#K ???
Is he ever realize that I’m not only like him, but also crazy about him so badly ?!
Is he ever thought that no one in this world would ever make my world turn up side down just like what he does to my life ?!
NO.
I guess no is the right answer for this.
He wants me, but not as much as I want him.
He likes me, but not as much as I like him.
He hurts, but not as much as he hurt me.
I only feels this feeling like once in five years, and I need at least two years to make me fall out from this.
So I guess, I’m not gonna find another person who makes me feel this way, specially in my time as an au pair, here in The Netherlands, since I only have 10 months left.
Hal ke dua, hari sabtu malem, gw ke Leiden. Dimana gw udah izin sama hostdad dari hari rabu. Gw tanya sama dia, apakah hari sabtu mereka punya plan gitu pas malem, karena ada museum nacht di Leiden mulai jam 8 malem, kelar jam 1 pagi. Gw diajakin si Oxal. Hostdad bilang great, dan dia bilang ok. Hari jumat, gw konfirmasi sama hostmom, dia bilang juga ok. Pagi-paggi di hari sabtu, abis sarapan, mereka manggil gw untuk ngomong. Hostdad bilang, dia ngga suka kalau gw keluar pas hari kerja, even gw udah free. Gw shock. Gw bilang,” So you want me to stay inside the house, even it’s Saturday night, and I already finish my work, and you and your wife are at home?” Hostdad gw mikir lama. Ada kali 10 menit, karena sepertinya dia punya banyak pertimbangan di otaknya. Lalu akhir kata, dia bilang,” No.”
Gw shock. Bukankah itu hak gw ? Bukankah gw udah melakukan semua hal dengan baik ? Bukankah gw udah berusaha mati-matian untuk jadi au pair yang baik ? Bukankah, sekalipun mereka ngga pernah ngeliat gw telat kerja, atau bahkan melakukan kesalahan kecil (atau mungkin besar), karena lupa sama apa yang mereka minta ke gw ? Bukankah gw udah melakukan kewajiban gw semaksimal mungkin ? Tapi kenapa satu demi satu hak gw di renggut ? Kenapa hostdad gw semakin bikin banyak aturan dan semakin bikin gw males jadi au pair mereka kalau ‘harga’ yang harus gw bayar adalah kebebasan gw bersosialisasi dengan dunia ? Pertama, mereka sampai sekarang belum merealisasi internet di kamar gw, dan ini udah dua bulan sejak gw sampai disini. Padahal itu permintaan gw yang pertama banget waktu hostdad menginterview gw. Hal ke dua, gw sama sekali ngga bisa noonton TV karena TV di kamar gw ngga ada colokan ke listrik dan ngga ada colokan antena dan mereka juga maunya jam 7.30pm keatas, itu cuman mereka aja di ruang keluarga (hostmom dan hostdad), mereka merenggut hak gw untuk jadi pintar. Sekarang, hostdad ngga izinin gw keluar di hari biasa, meskipun gw udah free time dan gw pun paling keluar cuman dua jam aja.
Gw marah banget. Gw pengen bilang kalau gw keberatan sekaligus mengeluh, tapi entah kenapa ngga keluar. Akhirnya pas gw lagi di Amsterdam ditempatnya Dewi, gw cerita sama Tyas dan Dewi. Tyas mengingatkan gw kalau sama orang belanda kita harus ngomong aja, ngga usah takut. Mereka malah seneng kalau kita ngomong daripada kita diem aja. Dewi menyarankan untuk ancem aja (ya, yah, dewi emang lebih emosian daripada Tyas, dia tuh abisnya udah kesel banget, secara kan dia yang tau banget situasi gw =D). Tyas ngasih tau gw gimana ngomongnya sama mereka dan lain-lain. Tyas, meski lebih muda dari gw, dia lebih dewasa dari gw (yah, yah, banyak orang selalu lebih dewasa dari gw =D).
Jadi kemungkinan gw akan ngomong sama mereka besok malem, pas anak-anak udah pada tidur. Jujur aja, semua keterisolasian ini membuat gw gila. Gw tinggal di kota kecil dimana penduduknya cuman berapa orang, dan sedihnya, di kota ini gw belum punya temen deket. Mana lagi, ngga ada internet ngga bisa nonton tv, ngga bisa baca koran. Come on, I used to be that girl, who her friends always turns to her whenever they need some more information about what happen in world today. I used to be that “ newspaper” kind of gal who likes to discuss about news with her friends and digged it more from my point of opinion, and argued it with my friends opinion, and that’s make my brain not dead.
Sekarang, semakin gw marah, gw semakin memikirkan apa kata Reyhan sama gw :
“ F, you have your life here. You’re talented writer, and you are in the path of making your dream job as an author come true. You tells your people to do something here, not being tell about what you have to do. You smart, as in left or even your right brain. You’re something ! So why you have to do au pair ? Although you move forward about where you live now, but I guess you’re more step backwards in your life than going forwards now.”
Gw selalu bilang sama Reyhan, kalau gw ngga merasa hidup gw jadi mundur ke belakang, it just a whole lot different than what I had back in Indonesia. Gw juga selalu bilang sama Reyhan, kalau I want to challenge myself beside I also need some way to live in europe to get more inspiration on my writing project.
Tapi sekarang, gw merasa Reyhan bener. Karena kenyataannya, semenjak gw di Belanda gw bukannya tambah pinter, gw malah tambah tolol. Gw jadi lebih banyak berputar-putar dalam urusan cinta gw kebanding urusan cinta novel-novel gw =p. Gw menjadi sosok seorang cewe yang dahulu gw ngga pernah suka.
And you know what the worst part ?
I change from a person who used to think about going out, see the world and beat it to such a woman who think about settle down, in a middle ages !!
And I, hate it. Hate it so much. Now I just don’t want to wake up and find myself facing another judgement from myself about myself.
And the last thing is about the fact that I found my hostmom really loves me and I really loves and adore her so much and how much I love the kids more than what people could see (including my hostparents). Everytime I have my days off and I went to another city, I always think about the kids and I missed them. I just want to go home and hold Faye, playing cars with Lou, and give nana a very good hug while I whisper that I love her.
But is it an enough reason to force myself to deal with all the thoughts in my mind ?
Just, tell me the truth, please...coz now, i'm dying inside (well, specially my brain =D).
Hal lain, kemaren minggu kan gw nginep gitu di amsterdam, di tempat temennya gw. si Dewi ituh, ketemu sama Ruby deh. Heran, kenapa yah, gw selalu punya temen cowo untuk jadi temen berantem ??? UDah terjadi semenjak gw kecil ! Apa itu ada tertulis di muka gw yah ?? Soalnya gw sama Ruby tuh udah kya Tom and Jerry klo kata Dewi =-p.Tapi bagus deh, lumayan buat hiburan =D dan pelipur lara =D.
PAs hari senin kita ke Harlem, sempetin ketemuan dulu sama musuh, a.k.a Ruby, abis itu cabut !! Ah, di Harlem akhirnya aye beli kamera juga =D, sayang harus di charge dulu, jadinya belom bisa dipake, ngga pa-pa deh, ntar kan gw bisa balik lagi, deket inih =D
July 01st 2009
Hari ini ulang tahunnya Faye yang ke satu, the baby !!! Huurrraaaayyy !!! Cuman berhubung karena ketololan gw yang entah kenapa waktu kyanya berhenti di hidup gw. Jadi begini, kemaren kan tgl 30 juni, dan entah apa alasan dari ketololan gw, gw ngotot bahwa kemaren adalah tgl 28 juni dimana abang gw hari itu ulang tahun dan gw memikirkan 1001 cara untuk gimana caranya izin ke village bentar, kurang dari satu jam, karena gw mau beli pulsa untuk ngucapin happy birthday ke abang gw. Dan sekalian beli kado buat Faye yang gw udah mikirin kalau gw akan beliin dia topi berhubung sekarang lagi summer panasnya ampun2 dan Faye ngga punya topi ! Tapi kebodohan gw mengalahkan niat baik guah. Jadi deh kemaren gw agak sibuk bantuin. Gw bilang agak, karena yang sibuk bener-bener tuh hostmom gw dengan ajudannya si hostdad gw =p. Gw sih cuman ngelakuin kerjaan biasa aja. Paling nambah dikit. Beneran dikit. Cuman nambah sapu teras gitu (yang sekalian aja gw pel biar tambah kinclong =p, hostmom gw :” Bravo Fransisca ! You always moves further than what asked you ! And thank you by the way.” sambil lo tau kan gaya orang loncat kalau bilang cihuy ? Nah ya itu yang hostmom lakuin. Emang yah, hostmom gw, kelakuan…Hahahahaha…
Ngomongin soal ulang tahunnya Faye, ternyata banyak juga anak yang dateng. Yang konfirmasi bakal dateng sebenernya 13 orang, tapi entah bagaimana ceritanya bisa banyak banget yang dateng. Berikut para orangtua-orangtua. Pas acaranya udah kelar, sekitar jam 3an, gw dan hostdad langsung sigap bersihin taman yang ampun-ampun deh kotor banget. Fun pas maen, pas bersiinnya, mmph, neraka dunia deh ah =p. Sedangkan hostmom masih harus menjamu ibu-ibu yang masih sibuk ngobrol. Lou dan Nana masih sibuk juga menjamu temen-temen dan sepupu mereka. Berhubung yang tak berteman cuman gw dan hostdad, ya udah kita bagian bersih-bersih deh, hehehehe. Pas taman udah kelar, gw pun kedapur. Dapur yang udah kya kapal pecah bikin gw ketawa, entah kapan kelar bersihinnya =D. yah, kalau ngga dimulai yang ngga akan kelar, itu kunci pertama. Jadi gw pun membuka dishwasher dan mulai milih-milih dishes yang mau dimasukin. Barang-barang yang gede kya mangkok super gede, panci-panci, wajan, sengaja ngga gw masukin. Gw tau dishwashernya ngga akan cukup, jadi butuh dua kali nyuci., gw memutuskan untuk nyuci yang gede-gede ini pake tangan while dishesnya di cuci pake dishwasher. Gw pun masukin semua piring-piring kecil, cangkir, gelas, mug, mangkok, cutleries, dan sejenisnya lah kedalam dishwasher. Agak lama masukinnya, karena kudu diorganisir baik-baik semuanya biar masuk semua yang kecil-kecil tapi banyak ini. Setelah masuk semua dan diswasher udah gw nyalain, gw pun mulai nyuci yang gede-gede.
Gw punya kebiasaan untuk membuat hal yang melelahkan dan menyebalkan jadi menyenangkan dengan nyanyi. Itu sebabnya gw butuh musik setiap saat untuk gw denger. Tapi berhubung ini adalah party, jadilah gw nyanyi mocca sendiri di dapur sambil nyuci piring dan nge-dance dikit. Kebiasaan idup deh, bersandar penuh sama musik untuk naikin mood guah. Ngga ada radio atau cd player yang mengalun ngga masalah, naynyi sendiri ajah =p !
“ Hey, Fransisca, are you okay ?“ tanya hostdad gw pas gw lagi ngga nyanyi tapi serius nyuci piring. “ Yep !“ jawab gw sambil senyum.“ really ? Because this is too many things to do.“ kata hostdad gw.“ I know, but this is party, so well, I well prepared of all this.“ jawab gw. Hostdad gw tersenyum sama gw terus nanya.“ have you lunch ?“,“ have you drink enough ?“,“ Do you want me to bring or make you something ?“ kedua pertanyaan di depan gw jawab dengan yep dan pertanyaan terakhir gw jawab dengan no thanks. Gila yah ! Satu-satunya hal yang bikin gw agak kesel sama hostdad gw cuman soal internet, other than that, he’s a perfect hostdad.
Kelar ! Mulai ngelap nih yang abis gw cuci dan masukin ke tempatnya. While hostmom dan sahabatnya dateng-dateng bawa piring2 lanjutan. Gw udah bertekad kalau gw ngga akan membiarkan semua piring2 ini numpuk di zync, gw benci ngeliatnya. Jadi sekali lagi gw pun mulai mencuci piring-piring dan gelas yang berdatangan dengan tangan. Hostdad dateng ke dapur sekitar jam setengah lima ngeluh kenapa orang-orang belum pulang juga.” It means that you have a hell of party and you, plus your wife are a good host.” komentar gw sambil keep nyuci.” I’m sorry I make you do all this things Fransisca, really, I don’t want to but,”
“ It’s okay, this is a birthday party, and it’s faye’s not other kids birthday, I completely don’t mind to do all this things.” jawab gw santai. Hostdad gw ketawa dan bilang thanks sama gw biz itu mewanti-wanti dengan sangat menyesal klo dia akan bawa lebih banyak lagi piring dan gelas, jadi dia minta maaf, gw bilang,” well bring it on !” kata gw sambil ketawa. Hostdad gw ketawa dan cabut, beberapa menit kemudian dia muncul dengan apa yang dia janjikan ke gw. Nyuci lagi pake tangan berhubung dishwasher kita klo nyuci sampe bersih butuh wkatu sekitar 2,5jam.
Sambil gw kerja, ibu-ibu keep berdatangan. Yah gw sebagai orang yang di dapur berusaha membantu sebisa gw donk, mereka butuh apa. Ada yang minta gelas lah, ada yang minta piring lah, ada yang minta minum lah, apa lah. Sambil ngobrol diit klo mereka stay agak lama di dapur. Ceritanya berusaha mencontoh hostparents gw yang berusaha jadi host yang baik.
Ada 4 ibu-ibu yang paling sering ngobrol sama gw berhubung mereka lah yang paling sering bolak-balik ke dapur. Ann Marie, sahabat kentalnya hostmom yang juga adalah istri dari kembarannya hostdad gw yang juga adalah yang paling sering kesini. Nina, sahabatnya hostmom yang lain yang tinggal disekitar sini yang punya au pair filipin namanya Morena yang dikenalin ke gw waktu gw baru dateng. Satu lagi sahabatnya hostmom yang baru gw ketemu, dan satu lagi kakak iparnya hostmom. Sahabatnya hostmom yang gw ngga tau namanya pas terakhir ke dapur nanya gelas. Setelah dapet gelas dia minum air putih banyak-banyak dan laporan klo dia bakal nyetir, dan dia abis minum wine,so,” So you need a lot of water to neutralize the alcohol inside your body.” lanjut gw. Dia ketawa dan bilang,” Yes !” Gw nanya dia nyetir pulangnya kemana. Dia bilang Scheveningen.” Right !Oh, fun place !” seru gw sambil naro-naro gelas yang gw lap ke nampan gede. Dia ngomongin Schveningen bentar yang gw timpali ini dan itu, ngobrol deh. Abis itu dia pun say bye sama gw dan bilang nice to chat with you gw pun ber-bye juga terus bilang,” be careful !” dia ketawa dan bilang thanks.
Setengah jam kemudian hostmom dateng ke dapur ngebantuin gw dikit terus bilang,” All the parents said that they likes you, they said you’re very nice.“ gw flattered terus bilang really ? Hostmom gw bilang ye-a sambil ketawa,“ Oh thank you.“ komentar gw.“ they said,’I wish she’s my au pair.’ and I said,’No, she’s ours !” gw ketawa, hostmom juga ketawa.
Yeah !
Nyanyi lagi franz !
Jujur aja gw agak heran, gw kan yang ngapa-ngapain ke mereka, jadinya nice gw dimaneh ?? Paling cuman ngobrol doank. Lah, gw rasa siapapun yang di dapur juga pasti bakal begitu. Ngga harus gw juga. Dan gw rasa semua au pair akan melakukan hal yang sama, betul tidak temans ?? Ya masa mereka kita cuekin, kali aja kan yang masuk dapur adalah temennya hostdad yang ganteng masih single dan straight (inget franz, STRAIGHT !), terus dia jadi naksir kita gitu, ahahahahahahahaha !! Prepare for the good lah guys =D.
Jadi hari ini, gw emang cape betul. Tapi hostdad udah berbaik hati untuk bersihin teras tempat orangtua duduk-duduk, dimana itu juga berantakannya luar biasa. Dia juga yang beresin living room yang penuh maenan dimana-mana, plus, dia ngevacuum rumah. Jadinya gw praktis cuman di dapur doank karena hostmom bersihin dining room dan masak dinner. Dan hari ini gw mutusin untuk ngga ngenet. Gw tau klo gw ngenet, gw pasti buka fesbuk dan pasti ada message di penpal dimana nanti gw akan buka tuh penpal dan tim akan tau gw online dan dia akan buka fesbuknya dan kita akan ceting dan hari gw ngga akan ada akhirnya. Gw tau kalau gw bilang sama Tim hari ini gw cape banget dia pasti ngerti dan akan nyuruh gw istirahat, cuman ah, gw nya pasti lebih memilih ceting sama Tim daripada istirahat =p. eventhough, tadi pagi gw udah mutusin untuk ngga lagi.
“ Ngga lagi apa Franz ?“
Ngga bisa gw jelasin. Yang pasti, ngga lagi-lagi. Kemaren adalah yang pertama dan terakhir, dan ya udah. Ngga akan ada lagi kesempatan ke dua. Gw udah mikirin mateng-mateng,I’ll bury all of that.
It’s over now.
I know that it’s gonna be hard for me. But I also know, I’ll survive. Coz this is so much nothing than what I ever been through before.
Anyway, Hari ini gw ke IND sama hostdad gw. Ke IND tuh harus sama hosparents ngga sih ? Gw ngga yakin harus…Orang mereka kan cuman perlu tanda tangan doank soalnya, sama bayarin. Nah itu kan bisa tanda tangan di rumah berhubung formnya di kirim ke rumah terus bayar kan bisa dikasih ke gw. Cuman either sendiri atau harus sama hostparents, hostdad gw nemenin gw. Kemaren malem pas ngisi form, lucu deh. Gw kan ngomel-ngomel dan masang muka pengen makan orang pas ngeliatin jumlah formnya yang lebih dari 20 halaman itu, mana keleyengan kan, soalnya kan pake bahasa belanda. Eh hostdad gw yang pada dasarnya baik, senyam-senyum dan bilang kalau dia akan isiin punya gw. Setelah dia minta paspor dan document gw, beberapa saat kemudian dia deh yang tenggelam dalam puluhan form dengan muka pengen makan orang, hahahahahaha, kerjaan gw bener-bener cuman tanda tangan doank =D. Dia mengingatkan gw apa aja yang harus gw bawa besok, dan gw pun cerita waktu gw ke embassy dulu pas ngambil visa. Gw juga menyampaikan sama dia kalau gw sebenernya agak takut besok kalau orang imigrasinya nanya macem-macem. Hostdad gw bilang,“ well you don’t have to worry, I’ll do the talking part, coz I’m one of the best talker in the world.” gw senyum terus bilang thanks.
Besoknya, beneran dia yang do all the talking part. Si petugas bilang ini ngga bisa itu ngga bisa lah, hostdad gw ngomong blablabla. Dan lo tau ngga, gw hampir aja ngga bisa berangkat ke Prancis ! Karena visa gw cuman berlaku sampai tgl 18 juli dan ternyata gw di Prancis di perpanjang sampe tgl 21 juli. Jadinya ngga bisa kan ? Hostdad gw ngotot kalau orang yang bicara di telefon sama dia bilang kalau gw bisa berangkat selama visa gw diproses. Si petugas ngotot kalau gw bisa berangkat tapi ngga bisa pulang ke belanda. Nah, gw dan hostdad cengo donk (gw agak ngerti perdebatan ini meski mereka adu urat pake bahasa belanda, beuh, keren abis deh gw =D). Hostdad gw bilang,” tapi ini kan D+C visa, kenapa dia ngga bisa balik. Karena kalau yang disebut sama orang yang di telefon itu adalah single visa dimana dia bisa keluar dari belanda tapi ngga bisa masuk lagi, kalau mau masuk harus urus visa lagi. What the f*#k ?? Akhirnya hostdad gw nyerah dan ngomongin yang lain. Dia cerita ke gw apa aja yang dia omongin untuk ngalihin perhatian si petugas pas di mobil (keluarga, anak, liburan, dll). Dan lo tau ngga ? Si petugas ngasih visa multiple ke gw yang berlaku selama sebulan (yang di tawar sama hostdad gw supaya si petugas ngasih lebih banyak lagi, akhirnya 3 bulan visa tinggal). Berlaku di semua negara dan bebas keluar masuk schengen countries. Jadi di paspor gw ada dua stiker dari imigrasi belanda : satu stiker au pair permanent resident, dimana seharusnya baru dikasih kalau foto dan TBC result gw keluar (ini langsung dikasih saat itu juga =p) berlaku sampe tgl 1 jan 2010, dari situ baru gw bisa dkasih izin tinggal lebih lama di sini. Dan yang satu lagi visa untuk keluar masuk negara-negara schengen yang berlaku sampe 01 oktober 2009. Buset deh, klo hostdad gw ngga ada, gw kyanya bakal pasrah aja tuh, ngga mampu untuk nego sama si petugas, hehehehehehehe…
Ngomongin soal ulang tahunnya Faye, ternyata banyak juga anak yang dateng. Yang konfirmasi bakal dateng sebenernya 13 orang, tapi entah bagaimana ceritanya bisa banyak banget yang dateng. Berikut para orangtua-orangtua. Pas acaranya udah kelar, sekitar jam 3an, gw dan hostdad langsung sigap bersihin taman yang ampun-ampun deh kotor banget. Fun pas maen, pas bersiinnya, mmph, neraka dunia deh ah =p. Sedangkan hostmom masih harus menjamu ibu-ibu yang masih sibuk ngobrol. Lou dan Nana masih sibuk juga menjamu temen-temen dan sepupu mereka. Berhubung yang tak berteman cuman gw dan hostdad, ya udah kita bagian bersih-bersih deh, hehehehe. Pas taman udah kelar, gw pun kedapur. Dapur yang udah kya kapal pecah bikin gw ketawa, entah kapan kelar bersihinnya =D. yah, kalau ngga dimulai yang ngga akan kelar, itu kunci pertama. Jadi gw pun membuka dishwasher dan mulai milih-milih dishes yang mau dimasukin. Barang-barang yang gede kya mangkok super gede, panci-panci, wajan, sengaja ngga gw masukin. Gw tau dishwashernya ngga akan cukup, jadi butuh dua kali nyuci., gw memutuskan untuk nyuci yang gede-gede ini pake tangan while dishesnya di cuci pake dishwasher. Gw pun masukin semua piring-piring kecil, cangkir, gelas, mug, mangkok, cutleries, dan sejenisnya lah kedalam dishwasher. Agak lama masukinnya, karena kudu diorganisir baik-baik semuanya biar masuk semua yang kecil-kecil tapi banyak ini. Setelah masuk semua dan diswasher udah gw nyalain, gw pun mulai nyuci yang gede-gede.
Gw punya kebiasaan untuk membuat hal yang melelahkan dan menyebalkan jadi menyenangkan dengan nyanyi. Itu sebabnya gw butuh musik setiap saat untuk gw denger. Tapi berhubung ini adalah party, jadilah gw nyanyi mocca sendiri di dapur sambil nyuci piring dan nge-dance dikit. Kebiasaan idup deh, bersandar penuh sama musik untuk naikin mood guah. Ngga ada radio atau cd player yang mengalun ngga masalah, naynyi sendiri ajah =p !
“ Hey, Fransisca, are you okay ?“ tanya hostdad gw pas gw lagi ngga nyanyi tapi serius nyuci piring. “ Yep !“ jawab gw sambil senyum.“ really ? Because this is too many things to do.“ kata hostdad gw.“ I know, but this is party, so well, I well prepared of all this.“ jawab gw. Hostdad gw tersenyum sama gw terus nanya.“ have you lunch ?“,“ have you drink enough ?“,“ Do you want me to bring or make you something ?“ kedua pertanyaan di depan gw jawab dengan yep dan pertanyaan terakhir gw jawab dengan no thanks. Gila yah ! Satu-satunya hal yang bikin gw agak kesel sama hostdad gw cuman soal internet, other than that, he’s a perfect hostdad.
Kelar ! Mulai ngelap nih yang abis gw cuci dan masukin ke tempatnya. While hostmom dan sahabatnya dateng-dateng bawa piring2 lanjutan. Gw udah bertekad kalau gw ngga akan membiarkan semua piring2 ini numpuk di zync, gw benci ngeliatnya. Jadi sekali lagi gw pun mulai mencuci piring-piring dan gelas yang berdatangan dengan tangan. Hostdad dateng ke dapur sekitar jam setengah lima ngeluh kenapa orang-orang belum pulang juga.” It means that you have a hell of party and you, plus your wife are a good host.” komentar gw sambil keep nyuci.” I’m sorry I make you do all this things Fransisca, really, I don’t want to but,”
“ It’s okay, this is a birthday party, and it’s faye’s not other kids birthday, I completely don’t mind to do all this things.” jawab gw santai. Hostdad gw ketawa dan bilang thanks sama gw biz itu mewanti-wanti dengan sangat menyesal klo dia akan bawa lebih banyak lagi piring dan gelas, jadi dia minta maaf, gw bilang,” well bring it on !” kata gw sambil ketawa. Hostdad gw ketawa dan cabut, beberapa menit kemudian dia muncul dengan apa yang dia janjikan ke gw. Nyuci lagi pake tangan berhubung dishwasher kita klo nyuci sampe bersih butuh wkatu sekitar 2,5jam.
Sambil gw kerja, ibu-ibu keep berdatangan. Yah gw sebagai orang yang di dapur berusaha membantu sebisa gw donk, mereka butuh apa. Ada yang minta gelas lah, ada yang minta piring lah, ada yang minta minum lah, apa lah. Sambil ngobrol diit klo mereka stay agak lama di dapur. Ceritanya berusaha mencontoh hostparents gw yang berusaha jadi host yang baik.
Ada 4 ibu-ibu yang paling sering ngobrol sama gw berhubung mereka lah yang paling sering bolak-balik ke dapur. Ann Marie, sahabat kentalnya hostmom yang juga adalah istri dari kembarannya hostdad gw yang juga adalah yang paling sering kesini. Nina, sahabatnya hostmom yang lain yang tinggal disekitar sini yang punya au pair filipin namanya Morena yang dikenalin ke gw waktu gw baru dateng. Satu lagi sahabatnya hostmom yang baru gw ketemu, dan satu lagi kakak iparnya hostmom. Sahabatnya hostmom yang gw ngga tau namanya pas terakhir ke dapur nanya gelas. Setelah dapet gelas dia minum air putih banyak-banyak dan laporan klo dia bakal nyetir, dan dia abis minum wine,so,” So you need a lot of water to neutralize the alcohol inside your body.” lanjut gw. Dia ketawa dan bilang,” Yes !” Gw nanya dia nyetir pulangnya kemana. Dia bilang Scheveningen.” Right !Oh, fun place !” seru gw sambil naro-naro gelas yang gw lap ke nampan gede. Dia ngomongin Schveningen bentar yang gw timpali ini dan itu, ngobrol deh. Abis itu dia pun say bye sama gw dan bilang nice to chat with you gw pun ber-bye juga terus bilang,” be careful !” dia ketawa dan bilang thanks.
Setengah jam kemudian hostmom dateng ke dapur ngebantuin gw dikit terus bilang,” All the parents said that they likes you, they said you’re very nice.“ gw flattered terus bilang really ? Hostmom gw bilang ye-a sambil ketawa,“ Oh thank you.“ komentar gw.“ they said,’I wish she’s my au pair.’ and I said,’No, she’s ours !” gw ketawa, hostmom juga ketawa.
Yeah !
Nyanyi lagi franz !
Jujur aja gw agak heran, gw kan yang ngapa-ngapain ke mereka, jadinya nice gw dimaneh ?? Paling cuman ngobrol doank. Lah, gw rasa siapapun yang di dapur juga pasti bakal begitu. Ngga harus gw juga. Dan gw rasa semua au pair akan melakukan hal yang sama, betul tidak temans ?? Ya masa mereka kita cuekin, kali aja kan yang masuk dapur adalah temennya hostdad yang ganteng masih single dan straight (inget franz, STRAIGHT !), terus dia jadi naksir kita gitu, ahahahahahahahaha !! Prepare for the good lah guys =D.
Jadi hari ini, gw emang cape betul. Tapi hostdad udah berbaik hati untuk bersihin teras tempat orangtua duduk-duduk, dimana itu juga berantakannya luar biasa. Dia juga yang beresin living room yang penuh maenan dimana-mana, plus, dia ngevacuum rumah. Jadinya gw praktis cuman di dapur doank karena hostmom bersihin dining room dan masak dinner. Dan hari ini gw mutusin untuk ngga ngenet. Gw tau klo gw ngenet, gw pasti buka fesbuk dan pasti ada message di penpal dimana nanti gw akan buka tuh penpal dan tim akan tau gw online dan dia akan buka fesbuknya dan kita akan ceting dan hari gw ngga akan ada akhirnya. Gw tau kalau gw bilang sama Tim hari ini gw cape banget dia pasti ngerti dan akan nyuruh gw istirahat, cuman ah, gw nya pasti lebih memilih ceting sama Tim daripada istirahat =p. eventhough, tadi pagi gw udah mutusin untuk ngga lagi.
“ Ngga lagi apa Franz ?“
Ngga bisa gw jelasin. Yang pasti, ngga lagi-lagi. Kemaren adalah yang pertama dan terakhir, dan ya udah. Ngga akan ada lagi kesempatan ke dua. Gw udah mikirin mateng-mateng,I’ll bury all of that.
It’s over now.
I know that it’s gonna be hard for me. But I also know, I’ll survive. Coz this is so much nothing than what I ever been through before.
Anyway, Hari ini gw ke IND sama hostdad gw. Ke IND tuh harus sama hosparents ngga sih ? Gw ngga yakin harus…Orang mereka kan cuman perlu tanda tangan doank soalnya, sama bayarin. Nah itu kan bisa tanda tangan di rumah berhubung formnya di kirim ke rumah terus bayar kan bisa dikasih ke gw. Cuman either sendiri atau harus sama hostparents, hostdad gw nemenin gw. Kemaren malem pas ngisi form, lucu deh. Gw kan ngomel-ngomel dan masang muka pengen makan orang pas ngeliatin jumlah formnya yang lebih dari 20 halaman itu, mana keleyengan kan, soalnya kan pake bahasa belanda. Eh hostdad gw yang pada dasarnya baik, senyam-senyum dan bilang kalau dia akan isiin punya gw. Setelah dia minta paspor dan document gw, beberapa saat kemudian dia deh yang tenggelam dalam puluhan form dengan muka pengen makan orang, hahahahahaha, kerjaan gw bener-bener cuman tanda tangan doank =D. Dia mengingatkan gw apa aja yang harus gw bawa besok, dan gw pun cerita waktu gw ke embassy dulu pas ngambil visa. Gw juga menyampaikan sama dia kalau gw sebenernya agak takut besok kalau orang imigrasinya nanya macem-macem. Hostdad gw bilang,“ well you don’t have to worry, I’ll do the talking part, coz I’m one of the best talker in the world.” gw senyum terus bilang thanks.
Besoknya, beneran dia yang do all the talking part. Si petugas bilang ini ngga bisa itu ngga bisa lah, hostdad gw ngomong blablabla. Dan lo tau ngga, gw hampir aja ngga bisa berangkat ke Prancis ! Karena visa gw cuman berlaku sampai tgl 18 juli dan ternyata gw di Prancis di perpanjang sampe tgl 21 juli. Jadinya ngga bisa kan ? Hostdad gw ngotot kalau orang yang bicara di telefon sama dia bilang kalau gw bisa berangkat selama visa gw diproses. Si petugas ngotot kalau gw bisa berangkat tapi ngga bisa pulang ke belanda. Nah, gw dan hostdad cengo donk (gw agak ngerti perdebatan ini meski mereka adu urat pake bahasa belanda, beuh, keren abis deh gw =D). Hostdad gw bilang,” tapi ini kan D+C visa, kenapa dia ngga bisa balik. Karena kalau yang disebut sama orang yang di telefon itu adalah single visa dimana dia bisa keluar dari belanda tapi ngga bisa masuk lagi, kalau mau masuk harus urus visa lagi. What the f*#k ?? Akhirnya hostdad gw nyerah dan ngomongin yang lain. Dia cerita ke gw apa aja yang dia omongin untuk ngalihin perhatian si petugas pas di mobil (keluarga, anak, liburan, dll). Dan lo tau ngga ? Si petugas ngasih visa multiple ke gw yang berlaku selama sebulan (yang di tawar sama hostdad gw supaya si petugas ngasih lebih banyak lagi, akhirnya 3 bulan visa tinggal). Berlaku di semua negara dan bebas keluar masuk schengen countries. Jadi di paspor gw ada dua stiker dari imigrasi belanda : satu stiker au pair permanent resident, dimana seharusnya baru dikasih kalau foto dan TBC result gw keluar (ini langsung dikasih saat itu juga =p) berlaku sampe tgl 1 jan 2010, dari situ baru gw bisa dkasih izin tinggal lebih lama di sini. Dan yang satu lagi visa untuk keluar masuk negara-negara schengen yang berlaku sampe 01 oktober 2009. Buset deh, klo hostdad gw ngga ada, gw kyanya bakal pasrah aja tuh, ngga mampu untuk nego sama si petugas, hehehehehehehe…
Friday, July 3, 2009
June 29th 2009
Kekesalan gw soal internet udah sampe batas paling akhir. Kali ini gw bener-bener kesel. Gw merasa hak gw sebagai au pair direnggut !
Ini karena hostdad gw selama hampir dua bulan gw disini cuman janji-janji doank soal internet ke gw ! UUURRRGGGGHHHHHHH !!!! Ini baru pertama kalinya gw kesel sama host dad ! Gw inget bahwa gw udah memperingatkan sama dia soal internet dan komputer di kamar gw sejak dia meng-interview gw. Cuman itu yang gw butuhkan ada, kalau itu ngga ada, gw ngga akan terima keluarga ini jadi host family gw di Belanda meskipun mereka happy dan baik dan asiknya bukan maen.
Gw ngga bisa.
Udah berkali-kali gw bilang kalau gw butuh ni internet. Gw butuh komunikasi sama orang selama 5 hari gw kerja dimana gw praktis biasanya cuman di rumah doank atau keluar juga sama anak-anak karena gw biasanya terlalu cape untuk melanjutkan perjalanan sama orang lain di malam harinya berhubung paginya gw harus bangun pagi untuk kerja lagi (kecuali diajak dinner sama orang, lain soal ‘bo =p).
AAAAARRRRRRRGGGGGHHHHH !!!!!
Gw butuh komunikasi sama temen-temen dan keluarga gw di indo dimana mereka semua punya account fesbuk, nelfon kan msekipun pake Lyca murah kan tetep aja murahan klo nelfon pake Skype ! Gw udah bawa mic sendiri dari Indo, buat apa kalau di anggurin begitu, dowwwwhhhh !!! Udah gitu gara-gara komunikasi yang kurang bagus (dan mahal) juga kenapa gw putus sama Bumbu sebulan setelah gw disini, isn’t it sad ??? -nyalahin orang, padahal emang gwnya gatel =p-
Anyway, sekarang pas gw udah bangkit lagi masuk dalam perhelatan seni sebuah tarik ulur flirting dengan seseorang di Utrecht sana yang udah gw kenal sejak setahun lalu kyanya, dimana dulu juga modal komunikasi kita adalah ceting dan skype, kini semua direnggut !! Hanya karena gw ngga punya internet di kamar gw ! Masa gw udah di Belanda komunikasi kita malah terputus dan pas di Indonesia komunikasi malah bagus ?? Bukannya harusnya kebalik tuh ! Masa disini cuman bisa email-emailan doank ?? Akh, apaan tuh ??!!
Abiez, gw kesel banget.
Akhirnya beberapa hari ini gw nekad gunain komputer bawah yang ada internetnya lama-lama. Ruangan dimana setelah anak-anak tidur host parents gw biasanya minta waktu untuk berdua aja. Asli gw marah banget, gw marah banget karena dia minta gw melakukan kewajiban gw tapi dia ngga ngasih hak gw. Mana TV yang dia bilang ?? Ada sih TV di kamar gw, cuman masa ngga ada stekernya ?? Gimana bisa di colok ke listrik ?? Gimana bisa nyala ?? Mau ada kabel antena disini juga klo tipinya ngga ada steker ya tetep aja ngga bisa nyala ! UUURRRGGGGHHHHHHHH sebbbbbbbebeeeeeeeeelllll !!!!!
Puncaknya kemaren lusa pas hari sabtu. Seminggu ini gw mendapati dia online di fesbuk, hal yang aneh dan ngga pernah terjadi sebenernya. Ya udah kita ceting lagi deh, berlanjut tiap hari. Biasanya sore-sore pas kerjaan gw udah kelar sampe jam 8 malem pas gw mau beresin meja makan dan ngasih waktu buat hostparents gw.
But now I’m so crazy about him !
Gw ngga pernah mau pisah sebenernya tiap kali gw pamit sama dia. Kadang pamit buat dinner sama orang lain sih ke luar, tapi seandainya dia ada disini at least cuman sejauh den Haag dan Leiden, gw lebih mau dinner sama dia, hikz hikz hikz..Pernah beberapa kali dia ngomong sama gw,” can I come to take you out tonight before another guy does that ?”.
Mau banget, cuman ntar lo sampe jam berapa disini ?? Ngomongnya kemaren kek,biar gw prepare bilang sama hostmom gw dan jadinya dia bisa sampe sekitar jam 8 malem disini. Bilang jam 8 malem dari Utrecht mau sampe disini jam berapa ? Jam 10 ?? Terus mau pulang jam berapa ? Besok aye kerja coy…
Pas hari sabtu, hostdad gw bilang dengan to the point kalau dia want to have some private evening sama istrinya pas gw lagi asik ceting jam setengah 8 malem. Anjrit ! Gw juga mau punya private evening sama priah yang lagi ceting sama gw ini, cuman pegimane ??? Internetnya cuman ada di computer inch !! Akhirnya gw bilang aja laptopnya gw bawa ke ruang makan yah ? Dia terdiam sebentar sebelum akhirnya bilang ok. Di situ gw ngotot make tuh komputer sampe jam 12 malem lewat sambil nemenin gw nyuci.
BIARIN ! Sebel gw !
Lagian gw juga butuh tuh internet untuk nge -ghost da ngeblog. Nge-ghost sih, paling penting. Gw dapet tawaran dari tempat lain soalnya, dan bayarannya juga okay, diatas yang kemaren meski di bawah yang pertama dulu. Kan asik pulang-pulang account bank gw rupiahnya banyak, jadi kan uang saku gw disini bisa dibelanjain buat beli sepatu, UUUUURRRGGGGHHHHHHH !!!!
Gw udah putusin hari ini gw mau ngomong sama hostmom gw. Ini crucial buat gw. Biasanya kalau gw butuh izin ini dan itu gw akan bilang sama hostmom, dan hampir semua gw bilang sama host mom. Kalau butuh sesuatu kya komputer, internet, nanya cara ke alamat ini dan itu, biasanya sama hostdad. Cuman, agaknya masalah internet ini di ulur-ulur sama hostdad. Lagipula gw ngga bisa menjelaskan alasan gw sedetail dan seenak kalau gw jelasin sama hostmom. Gw harap abis gw ngomong sama hostmom, hostdad bakal bener-bener dengerin permintaan internet gw.
I need that !!
Bahkan dulu, pas dua minggu menjelang gw berangkat ke Belanda, gw udah ngingetin hostdad gw soal internet dan komputer di kamar gw karena kalau ngga ada gw ngga yakin kalau gw bisa disana. Hostdad gw menyanggupi lagi, persis kya waktu dia nginterview gw dulu sebelum dia menerima gw.
Sekarang udah hampir dua bulan, dan gw belum dapet internetnya. Apakah kurang bukti for you hostdad that unlike your au pair before me, I’m way more good at the kids and know how to manage my time so I never let the kids without me and never leave the house uncare ???
Come on, listen to me, my dear hostdad. I don’t want to leave your family ony because of it. But it is a huge problem from me from the beginning I pick a family. I could just say no to my agency in Indonesia if you said in your profile that you give internet as in computer share in the living room. Since I usually write at night. Midnight, I guess.
Ah, elah !
Oia, semalem gw nangis ! Hahahahahahaha…
Bukan, bukan karena internet =p. Cuman karena gw kangen banget sama bokap dan nenek gw…
Dua orang di dunia ini I care so much about dan ngga mau apapun di dunia ini hurt them. Seperti biasa, gw kalau lagi mellow atau lagi ada something in my mind. Gw akan duduk di jendela gw (dimana jangan lupa temans, kamar gw di lantai 3 !). Baru bisa nangis disana. Gw jarang membolehkan diri gw nangis (only when I walk in the rain, that’s that’s my life policy =p). Tapi kemaren, gw ngga bisa menahan airmata itu. Sambil dengerin OASIS yang Don’t Go Away, gw nangis.
Udah lama bokap ngga sms gw, udah lama juga gw ngga nelfon bokap, mungkin udah 3 minggu, nenek udah 2 minggu. Dan gw khawatir segila-gilanya. Biasanya bokap selalu sms, minimal kita smsan seminggu 2 kali, ini udah 3 minggu gw ngga kontak sama dia. Mana Lyca gw ngga ada pulsa lagi, hikzz…Ntar sebelum ke tempat Oxal di Leiden, gw beli pulsa Lyca dulu ah, kangen….
Ini karena hostdad gw selama hampir dua bulan gw disini cuman janji-janji doank soal internet ke gw ! UUURRRGGGGHHHHHHH !!!! Ini baru pertama kalinya gw kesel sama host dad ! Gw inget bahwa gw udah memperingatkan sama dia soal internet dan komputer di kamar gw sejak dia meng-interview gw. Cuman itu yang gw butuhkan ada, kalau itu ngga ada, gw ngga akan terima keluarga ini jadi host family gw di Belanda meskipun mereka happy dan baik dan asiknya bukan maen.
Gw ngga bisa.
Udah berkali-kali gw bilang kalau gw butuh ni internet. Gw butuh komunikasi sama orang selama 5 hari gw kerja dimana gw praktis biasanya cuman di rumah doank atau keluar juga sama anak-anak karena gw biasanya terlalu cape untuk melanjutkan perjalanan sama orang lain di malam harinya berhubung paginya gw harus bangun pagi untuk kerja lagi (kecuali diajak dinner sama orang, lain soal ‘bo =p).
AAAAARRRRRRRGGGGGHHHHH !!!!!
Gw butuh komunikasi sama temen-temen dan keluarga gw di indo dimana mereka semua punya account fesbuk, nelfon kan msekipun pake Lyca murah kan tetep aja murahan klo nelfon pake Skype ! Gw udah bawa mic sendiri dari Indo, buat apa kalau di anggurin begitu, dowwwwhhhh !!! Udah gitu gara-gara komunikasi yang kurang bagus (dan mahal) juga kenapa gw putus sama Bumbu sebulan setelah gw disini, isn’t it sad ??? -nyalahin orang, padahal emang gwnya gatel =p-
Anyway, sekarang pas gw udah bangkit lagi masuk dalam perhelatan seni sebuah tarik ulur flirting dengan seseorang di Utrecht sana yang udah gw kenal sejak setahun lalu kyanya, dimana dulu juga modal komunikasi kita adalah ceting dan skype, kini semua direnggut !! Hanya karena gw ngga punya internet di kamar gw ! Masa gw udah di Belanda komunikasi kita malah terputus dan pas di Indonesia komunikasi malah bagus ?? Bukannya harusnya kebalik tuh ! Masa disini cuman bisa email-emailan doank ?? Akh, apaan tuh ??!!
Abiez, gw kesel banget.
Akhirnya beberapa hari ini gw nekad gunain komputer bawah yang ada internetnya lama-lama. Ruangan dimana setelah anak-anak tidur host parents gw biasanya minta waktu untuk berdua aja. Asli gw marah banget, gw marah banget karena dia minta gw melakukan kewajiban gw tapi dia ngga ngasih hak gw. Mana TV yang dia bilang ?? Ada sih TV di kamar gw, cuman masa ngga ada stekernya ?? Gimana bisa di colok ke listrik ?? Gimana bisa nyala ?? Mau ada kabel antena disini juga klo tipinya ngga ada steker ya tetep aja ngga bisa nyala ! UUURRRGGGGHHHHHHHH sebbbbbbbebeeeeeeeeelllll !!!!!
Puncaknya kemaren lusa pas hari sabtu. Seminggu ini gw mendapati dia online di fesbuk, hal yang aneh dan ngga pernah terjadi sebenernya. Ya udah kita ceting lagi deh, berlanjut tiap hari. Biasanya sore-sore pas kerjaan gw udah kelar sampe jam 8 malem pas gw mau beresin meja makan dan ngasih waktu buat hostparents gw.
But now I’m so crazy about him !
Gw ngga pernah mau pisah sebenernya tiap kali gw pamit sama dia. Kadang pamit buat dinner sama orang lain sih ke luar, tapi seandainya dia ada disini at least cuman sejauh den Haag dan Leiden, gw lebih mau dinner sama dia, hikz hikz hikz..Pernah beberapa kali dia ngomong sama gw,” can I come to take you out tonight before another guy does that ?”.
Mau banget, cuman ntar lo sampe jam berapa disini ?? Ngomongnya kemaren kek,biar gw prepare bilang sama hostmom gw dan jadinya dia bisa sampe sekitar jam 8 malem disini. Bilang jam 8 malem dari Utrecht mau sampe disini jam berapa ? Jam 10 ?? Terus mau pulang jam berapa ? Besok aye kerja coy…
Pas hari sabtu, hostdad gw bilang dengan to the point kalau dia want to have some private evening sama istrinya pas gw lagi asik ceting jam setengah 8 malem. Anjrit ! Gw juga mau punya private evening sama priah yang lagi ceting sama gw ini, cuman pegimane ??? Internetnya cuman ada di computer inch !! Akhirnya gw bilang aja laptopnya gw bawa ke ruang makan yah ? Dia terdiam sebentar sebelum akhirnya bilang ok. Di situ gw ngotot make tuh komputer sampe jam 12 malem lewat sambil nemenin gw nyuci.
BIARIN ! Sebel gw !
Lagian gw juga butuh tuh internet untuk nge -ghost da ngeblog. Nge-ghost sih, paling penting. Gw dapet tawaran dari tempat lain soalnya, dan bayarannya juga okay, diatas yang kemaren meski di bawah yang pertama dulu. Kan asik pulang-pulang account bank gw rupiahnya banyak, jadi kan uang saku gw disini bisa dibelanjain buat beli sepatu, UUUUURRRGGGGHHHHHHH !!!!
Gw udah putusin hari ini gw mau ngomong sama hostmom gw. Ini crucial buat gw. Biasanya kalau gw butuh izin ini dan itu gw akan bilang sama hostmom, dan hampir semua gw bilang sama host mom. Kalau butuh sesuatu kya komputer, internet, nanya cara ke alamat ini dan itu, biasanya sama hostdad. Cuman, agaknya masalah internet ini di ulur-ulur sama hostdad. Lagipula gw ngga bisa menjelaskan alasan gw sedetail dan seenak kalau gw jelasin sama hostmom. Gw harap abis gw ngomong sama hostmom, hostdad bakal bener-bener dengerin permintaan internet gw.
I need that !!
Bahkan dulu, pas dua minggu menjelang gw berangkat ke Belanda, gw udah ngingetin hostdad gw soal internet dan komputer di kamar gw karena kalau ngga ada gw ngga yakin kalau gw bisa disana. Hostdad gw menyanggupi lagi, persis kya waktu dia nginterview gw dulu sebelum dia menerima gw.
Sekarang udah hampir dua bulan, dan gw belum dapet internetnya. Apakah kurang bukti for you hostdad that unlike your au pair before me, I’m way more good at the kids and know how to manage my time so I never let the kids without me and never leave the house uncare ???
Come on, listen to me, my dear hostdad. I don’t want to leave your family ony because of it. But it is a huge problem from me from the beginning I pick a family. I could just say no to my agency in Indonesia if you said in your profile that you give internet as in computer share in the living room. Since I usually write at night. Midnight, I guess.
Ah, elah !
Oia, semalem gw nangis ! Hahahahahahaha…
Bukan, bukan karena internet =p. Cuman karena gw kangen banget sama bokap dan nenek gw…
Dua orang di dunia ini I care so much about dan ngga mau apapun di dunia ini hurt them. Seperti biasa, gw kalau lagi mellow atau lagi ada something in my mind. Gw akan duduk di jendela gw (dimana jangan lupa temans, kamar gw di lantai 3 !). Baru bisa nangis disana. Gw jarang membolehkan diri gw nangis (only when I walk in the rain, that’s that’s my life policy =p). Tapi kemaren, gw ngga bisa menahan airmata itu. Sambil dengerin OASIS yang Don’t Go Away, gw nangis.
Udah lama bokap ngga sms gw, udah lama juga gw ngga nelfon bokap, mungkin udah 3 minggu, nenek udah 2 minggu. Dan gw khawatir segila-gilanya. Biasanya bokap selalu sms, minimal kita smsan seminggu 2 kali, ini udah 3 minggu gw ngga kontak sama dia. Mana Lyca gw ngga ada pulsa lagi, hikzz…Ntar sebelum ke tempat Oxal di Leiden, gw beli pulsa Lyca dulu ah, kangen….
June 28th 2009_2
Hey ! Nulis lagi nih aye, lagi pengen soalnya =D. Baru balik dari Parkpop, langsung mau laporan =p.
Sebenernya hampir dari semua performance yang muncul hari ini, gw ngga terlalu suka. Yang sempet menghibur jiwa gw cuman pas nonton si Boris aja. Cuman itu juga bukan si Borisnya yang bikin jiwa gw terhibur, bassistnya nek ! AJIEB ! Gw sampe deg-degan ngeliatin dia maen ! Gw ngga ngerti kenapa, dari dulu mata gw selalu tertuju sama basist kalau nontonin orang maen, kalau bassnya jelek, dimata gw semua udah jelek (ya iyalah, leadnya kan biasanya bass =p). Masalahnya kali ini bassnya ajieb. Gw yang berdiri di belakang sama si Oxal dan Danny (yang akhirnya kita duduk di rumput), ngga nahan kalau ngga maju. Akhirnya, gw pun berjuang untuk sampe didepan stage, susah sekalee…Berhubung si Boris nih idol, tapi ngga kya idol2 kita, soalnya dia lumayan bagus juga, agak-agak Tompi dia meski seluruh jiwanya gw yakin banget berusaha mirip kya Michael Buble ditambah jamie Cullum yang nyeleneh. Itulah Boris gw rasa. Si Boris punya player yang ajieb-ajieb, gitarisnya juga ok, drummer dan nyang niup trompet juga T-O-P. Cuman balik lagi, I always can’t take my eyes from the bassist.
Kata Orlend Oye,” There is no such dutch music.” maksudnyah, orang belanda jelek musiknya =D. band-band atau penyanyi mereka ngga bagus. Masuk akal juga, karena kalau di peratiin semua yang keren-keren tuh kya Daniel Sahuleka, dll kan orang Indonesia (maluku, biasanya, tanah dimana semua orang kyanya adalah pemilik suara indah =p). nah, playernya si Boris nih pada bukan muka bule semua. Gw curiga si bassist malah kalau bukan orang indonesia (=D) ya berarti apa kek, yang asia gitu. Gw asli terpesona…
Abis si Boris, Oxal pengen nonton Buzzcocks, dan dia mau moto. Akhirnya, pas si krunya Buzzcocks yang ganteng masih ngeset alat, kita pun maju ke depan. Gw minta si Oxal moto si ganteng. Eh, tau ngga, pas dia ngeset, dia kan sempet maenin tuh drum, masih agak sepi tuh stage yang itu, gw menatap si ganteng dan si ganteng balik menatap gw, ah !! Sampe akhirnya dia tersenyum, gw pun tersenyum. Buset…Udah pengen gw dadahin tuh orang, pasti kan ntar gw disamperin klo udah gw kasih sinyal nyata kya gitu, huahahahahahaha !! Cuman si Danny nepok bahu gw,” What are you doing ?” katanya sambil cengengesan ngeliatin gw. Ah, ganggu aja nih si Danny. Ada si ganteng noh, didepan lagi ngasih senyum ganteng ke gw, yah elah lo Dan, ngerusak suasana aje sih. Pengen rasanya gw jawab dengan,” berharap sebentar aja lo ngga notice kalau ada gw.” Hahahahahahahahaha. Cuman gw jawab dengan nothing dan dia bilang really sambil ketawa. Pas gw natap si ganteng, dia lagi sibuk sama mixer, SIAL !
Tapi Oxal berhasil ngambil foto si ganteng, lumayan buat penyejuk kamar guah =D.
Oxal entah kenapa pengen stick di tempat dia yang miring, gw ngotot dia harus ke depan bener. Lagi ada celah. Gw pun ngajak dia ke celah itu. Cuman si Oxal jalannya pelen banget, jadinya udah di rebut orang deh spotnya. Gw ngeliatin Oxal sampe priah di depan gw yang bolak-balik ngeliat gw bilang ke gw,“ Are you going to stand up beside your former ?“. Gw jawab,“ No, I just want to make sure that she get that front spot so she able to take the best picture from there.“. jawab gw sambil tersenyum.
“Oh well she have to ask people there to scooch, if not they will not notice.“
“ I already tell her but she’s too slow.“
Si pria akhirnya bantuin Oxal untuk minta orang pada geser. Gw natap Danny yang berdiri di belakang gw,“ You and guys around you, perfect.“ gw ketawa aja ngedengernya. Sesekali si pria ngajakin gw ngobrol dan lucunya, he even don’t care about Danny who stand beside me, hahahahaha.
Pas Buzzcocks akhirnya manggung, hmm…really really not my music style. Kya rocker jaman dulu gimana sih, kuncinya ya itu-itu aje =D.” Is this the kind of music you like ?” si Danny tiba-tiba ngagetin gw dengan bisikan tiba-tiba ke telinga gw. Bukan di telinga ding, di leher ! Siapa sih yang kaget ??” No, I just here because Oxal wants to see this band, If not because Oxal I probably already runaway from here to any other place which is quiter than this.” sambil senyum.” Okay, coz this is not really my music.” gw ngangguk-ngangguk.
Cuman, ternyata gw ternyata ngga sekuat itu. Ibaratnya yah, pendengar musiknya Muse disuruh ngedengerin musik yang asal jebleh keras tapi chordnya gitu-gitu aja, udah kabur pulang ke rumah kali. Gw sempet melamun membayangkan kalau abang gw ada disini.” Ni apa sih ??” dan segala jenis hinaan pasti udah keluar dari mulutnya =D. Gw pun cabut ke belakang, cari makanan berhubung gw laper meninggalkan Danny dan Oxal. Pas Buzzcocks kelar gw pun maju ke depan, mau tau Ed Kowalczyk kya apa. Ternyata dia maen gitar kopong gitu, macam James Morrison sama Jason Mraz. Cuman beda lah, samanya cuman bawa gitar doank =D. tapi yang ini gw juga ngga suka. Gw ngga keberatan kalau akuistikan kya KOC, atau apa yang orang sebut sebagai pop jazz, musik yang dibawa Jason Mraz, gw malah suka banget. Tapi kalau gitaran kya…Siapa ya ? Nah, kya Franky Sihalatua ! Duh, gw ngga suka deh, ngga bisa nikmatin gw. Jadinya malah ngantuk =D. Ya udah gw pamit lagi sama si Danny mau ke belakang lagi, ngga ngajak-ngajak Danny karena gw tau kalau dia suka sama Ed. Eh dia malah minta ikut, katanya dia haus. Ya sok lah, sini, Abis nemenin dia beli minum, kita pun ngobrol. Sebenernya gw sih yang lebih banyak cerita. Kya biasa gw deh, bawel ! Heran gw, ngga bisa banget ngontrol bawelnya gw, ntar klo pas ketemu Tim gimane ? Kesian kan dia, kya si danny tadi =D. Eh tapi ntar jangan-jangan ntar gw malah diem seribu bahasa lagee ?? Hahahahahaha !!
Danny bilang,” No, I don’t like Irma like what you said, we just friends since she’s very nice friend.” hahahahaha, ngga usah konfirmasi Dan, sudahlah =p. Danny pulang jam setengah 6 karena dari awal dia emang udah bilang harus cabut jam segitu, ya udah ngga pa-pa juga sih (lebih cepet lebih baik malah =p, mau belanja cowo ganteng serius neeh ah =p). Dia nemenin gw balik ke Oxal karena gw minta dia untuk pamit sama Oxal dulu, eh Oxal ngga ada di depan ! Dimana diah ?? Gw dan Danny sama-sama inget kalau Oxal mau nonton Pretenders, pretenders ada di stage sebelah dimana munculnya jam 18.10, okeh ! Kita ke stage sebelah. Danny nemenin gw ke stage sebelah, dan Oxal…
NGGA ADA JUGA !!
“ Oh God, I feel lost !” seru gw pas udah nyerah nyariin si Oxal.” Ooohhh…” si Danny bersuara bersimpati. Dari gerakannya gw tau dia udah pengen ngelus kepala gw, cuman dia urung kyanya berhubung gw suka nolak kalau udah cipika cipiki pas pulang. Bukannya nolak sih, cuman gw agak males aja kalau cium pipi sampe tiga kali bolak-balik, peluk bentar kan udah enak, ah, ribet banget sih budayanya =D. Lucu juga sih, ngeliat dia pengen bikin gw comfort cuman dia pikir gw ngga mau disentuh, hahahahaha. Lupa yah, klo gw punya sahabat cowo ? Udah diemek-emek kali gw =D.
Setelah lama ngga nemu Oxal, gw pun akhirnya bilang sama Danny kalau I survive klo ditinggal juga, it’s not like I don’t know how to get home. Dia memastikan berkali-kali dan gw bilang ngga pa-pa, gw bisa nyari Oxal sendiri kok. “ Do you mind if I,” tanyanya pas kita udah say bye-bye.” Mind !” hehehe, gw udah tau tuh, cium 3 kali ituh ! Ooh, ntah kapan gw bisa merelakan diri gw menerima budaya ini.”Come on we have to kiss, I make it twice.” hahahaha, ya udah ngga pa-pa. I let him kiss me, dan bener cuman dua kali, emang sih tetep aneh buat gw berasa kya Habibie gitu gw =p, cuman siapa tau ntar gw bisa mempengaruhi dia dari cium 2 kali ke cium sekali atau malah peluk aja lebih nyaman ?? Hahaha !!
Untung aja si Jonathan, temen gw yang di Delft ngga jadi ikut, kalau ikut, gw ngga tau gimana cara menghandle 2 cowo belanda ini berhubung si Oxal sibuk sama Buzzcocks, Ed Kowalczyk, The Pretenders, Milow…Mungkin gw dan Jonathan akan cabut nyari pizza berhubung dia cinta pizza abis, lah si danny ?? Ini kan propertinya si Irma, hahahahahaha !! Sama si Danny aja napa lu mair ?? Baik kok, daripada si Peter noh =D.
Sampe rumah gw baru inget gw belum beli merchandisenya Parkpop 2009 ! SIAL ! Gw malah beli Cdnya OASIS, ah, crap ! Ngga penting banget sih Franz !!
Sibuk dengan parkpop hari ini, lupa sama Tim. Pas udah sampe rumah, kangen…
Kemaren abis argued about tanggal berapa gw ke Utrecht, masalahnya kalau kesono pake nginep sih, di tempatnya di Arnhem. Hukuman buat gw gara-gara waktu itu gw…
Hmm…
Gw kenapa ya, sampe di hukum harus nginep di tempatnya dia ? Lupa gw.
Oia gara-gara dinner sama cowo ituh, ngga bilang-bilang dulu sama dia. Ya ngapain coba, pacar kan belum =p, ngapain pake bilang ? Klo kata bang Raymond,” cobain semua Frans, biar lo ada gambaran secara keseluruhan karakter cowo bule tuh kya gimana.” ya elah, ngga usah di cobain juga udah ada gambaran bang =p. Lagian gw ngga pengen-pengen banget, gw tuh pengennya punya sahabat cowo. Abisnya di Indo kan gw punya stok sahabat cowo diberbagai macam komunitas =p, eh ini cuman punya si Ruby A.K.A cuman temen berantem doank yang kangennya kita tuh kangen berantem =D.
Ahhhh !!! Jadi mau ke Amsterdam !!
Tunggu aku tanggal 5 yah temans !!
Sebenernya hampir dari semua performance yang muncul hari ini, gw ngga terlalu suka. Yang sempet menghibur jiwa gw cuman pas nonton si Boris aja. Cuman itu juga bukan si Borisnya yang bikin jiwa gw terhibur, bassistnya nek ! AJIEB ! Gw sampe deg-degan ngeliatin dia maen ! Gw ngga ngerti kenapa, dari dulu mata gw selalu tertuju sama basist kalau nontonin orang maen, kalau bassnya jelek, dimata gw semua udah jelek (ya iyalah, leadnya kan biasanya bass =p). Masalahnya kali ini bassnya ajieb. Gw yang berdiri di belakang sama si Oxal dan Danny (yang akhirnya kita duduk di rumput), ngga nahan kalau ngga maju. Akhirnya, gw pun berjuang untuk sampe didepan stage, susah sekalee…Berhubung si Boris nih idol, tapi ngga kya idol2 kita, soalnya dia lumayan bagus juga, agak-agak Tompi dia meski seluruh jiwanya gw yakin banget berusaha mirip kya Michael Buble ditambah jamie Cullum yang nyeleneh. Itulah Boris gw rasa. Si Boris punya player yang ajieb-ajieb, gitarisnya juga ok, drummer dan nyang niup trompet juga T-O-P. Cuman balik lagi, I always can’t take my eyes from the bassist.
Kata Orlend Oye,” There is no such dutch music.” maksudnyah, orang belanda jelek musiknya =D. band-band atau penyanyi mereka ngga bagus. Masuk akal juga, karena kalau di peratiin semua yang keren-keren tuh kya Daniel Sahuleka, dll kan orang Indonesia (maluku, biasanya, tanah dimana semua orang kyanya adalah pemilik suara indah =p). nah, playernya si Boris nih pada bukan muka bule semua. Gw curiga si bassist malah kalau bukan orang indonesia (=D) ya berarti apa kek, yang asia gitu. Gw asli terpesona…
Abis si Boris, Oxal pengen nonton Buzzcocks, dan dia mau moto. Akhirnya, pas si krunya Buzzcocks yang ganteng masih ngeset alat, kita pun maju ke depan. Gw minta si Oxal moto si ganteng. Eh, tau ngga, pas dia ngeset, dia kan sempet maenin tuh drum, masih agak sepi tuh stage yang itu, gw menatap si ganteng dan si ganteng balik menatap gw, ah !! Sampe akhirnya dia tersenyum, gw pun tersenyum. Buset…Udah pengen gw dadahin tuh orang, pasti kan ntar gw disamperin klo udah gw kasih sinyal nyata kya gitu, huahahahahahaha !! Cuman si Danny nepok bahu gw,” What are you doing ?” katanya sambil cengengesan ngeliatin gw. Ah, ganggu aja nih si Danny. Ada si ganteng noh, didepan lagi ngasih senyum ganteng ke gw, yah elah lo Dan, ngerusak suasana aje sih. Pengen rasanya gw jawab dengan,” berharap sebentar aja lo ngga notice kalau ada gw.” Hahahahahahahahaha. Cuman gw jawab dengan nothing dan dia bilang really sambil ketawa. Pas gw natap si ganteng, dia lagi sibuk sama mixer, SIAL !
Tapi Oxal berhasil ngambil foto si ganteng, lumayan buat penyejuk kamar guah =D.
Oxal entah kenapa pengen stick di tempat dia yang miring, gw ngotot dia harus ke depan bener. Lagi ada celah. Gw pun ngajak dia ke celah itu. Cuman si Oxal jalannya pelen banget, jadinya udah di rebut orang deh spotnya. Gw ngeliatin Oxal sampe priah di depan gw yang bolak-balik ngeliat gw bilang ke gw,“ Are you going to stand up beside your former ?“. Gw jawab,“ No, I just want to make sure that she get that front spot so she able to take the best picture from there.“. jawab gw sambil tersenyum.
“Oh well she have to ask people there to scooch, if not they will not notice.“
“ I already tell her but she’s too slow.“
Si pria akhirnya bantuin Oxal untuk minta orang pada geser. Gw natap Danny yang berdiri di belakang gw,“ You and guys around you, perfect.“ gw ketawa aja ngedengernya. Sesekali si pria ngajakin gw ngobrol dan lucunya, he even don’t care about Danny who stand beside me, hahahahaha.
Pas Buzzcocks akhirnya manggung, hmm…really really not my music style. Kya rocker jaman dulu gimana sih, kuncinya ya itu-itu aje =D.” Is this the kind of music you like ?” si Danny tiba-tiba ngagetin gw dengan bisikan tiba-tiba ke telinga gw. Bukan di telinga ding, di leher ! Siapa sih yang kaget ??” No, I just here because Oxal wants to see this band, If not because Oxal I probably already runaway from here to any other place which is quiter than this.” sambil senyum.” Okay, coz this is not really my music.” gw ngangguk-ngangguk.
Cuman, ternyata gw ternyata ngga sekuat itu. Ibaratnya yah, pendengar musiknya Muse disuruh ngedengerin musik yang asal jebleh keras tapi chordnya gitu-gitu aja, udah kabur pulang ke rumah kali. Gw sempet melamun membayangkan kalau abang gw ada disini.” Ni apa sih ??” dan segala jenis hinaan pasti udah keluar dari mulutnya =D. Gw pun cabut ke belakang, cari makanan berhubung gw laper meninggalkan Danny dan Oxal. Pas Buzzcocks kelar gw pun maju ke depan, mau tau Ed Kowalczyk kya apa. Ternyata dia maen gitar kopong gitu, macam James Morrison sama Jason Mraz. Cuman beda lah, samanya cuman bawa gitar doank =D. tapi yang ini gw juga ngga suka. Gw ngga keberatan kalau akuistikan kya KOC, atau apa yang orang sebut sebagai pop jazz, musik yang dibawa Jason Mraz, gw malah suka banget. Tapi kalau gitaran kya…Siapa ya ? Nah, kya Franky Sihalatua ! Duh, gw ngga suka deh, ngga bisa nikmatin gw. Jadinya malah ngantuk =D. Ya udah gw pamit lagi sama si Danny mau ke belakang lagi, ngga ngajak-ngajak Danny karena gw tau kalau dia suka sama Ed. Eh dia malah minta ikut, katanya dia haus. Ya sok lah, sini, Abis nemenin dia beli minum, kita pun ngobrol. Sebenernya gw sih yang lebih banyak cerita. Kya biasa gw deh, bawel ! Heran gw, ngga bisa banget ngontrol bawelnya gw, ntar klo pas ketemu Tim gimane ? Kesian kan dia, kya si danny tadi =D. Eh tapi ntar jangan-jangan ntar gw malah diem seribu bahasa lagee ?? Hahahahahaha !!
Danny bilang,” No, I don’t like Irma like what you said, we just friends since she’s very nice friend.” hahahahaha, ngga usah konfirmasi Dan, sudahlah =p. Danny pulang jam setengah 6 karena dari awal dia emang udah bilang harus cabut jam segitu, ya udah ngga pa-pa juga sih (lebih cepet lebih baik malah =p, mau belanja cowo ganteng serius neeh ah =p). Dia nemenin gw balik ke Oxal karena gw minta dia untuk pamit sama Oxal dulu, eh Oxal ngga ada di depan ! Dimana diah ?? Gw dan Danny sama-sama inget kalau Oxal mau nonton Pretenders, pretenders ada di stage sebelah dimana munculnya jam 18.10, okeh ! Kita ke stage sebelah. Danny nemenin gw ke stage sebelah, dan Oxal…
NGGA ADA JUGA !!
“ Oh God, I feel lost !” seru gw pas udah nyerah nyariin si Oxal.” Ooohhh…” si Danny bersuara bersimpati. Dari gerakannya gw tau dia udah pengen ngelus kepala gw, cuman dia urung kyanya berhubung gw suka nolak kalau udah cipika cipiki pas pulang. Bukannya nolak sih, cuman gw agak males aja kalau cium pipi sampe tiga kali bolak-balik, peluk bentar kan udah enak, ah, ribet banget sih budayanya =D. Lucu juga sih, ngeliat dia pengen bikin gw comfort cuman dia pikir gw ngga mau disentuh, hahahahaha. Lupa yah, klo gw punya sahabat cowo ? Udah diemek-emek kali gw =D.
Setelah lama ngga nemu Oxal, gw pun akhirnya bilang sama Danny kalau I survive klo ditinggal juga, it’s not like I don’t know how to get home. Dia memastikan berkali-kali dan gw bilang ngga pa-pa, gw bisa nyari Oxal sendiri kok. “ Do you mind if I,” tanyanya pas kita udah say bye-bye.” Mind !” hehehe, gw udah tau tuh, cium 3 kali ituh ! Ooh, ntah kapan gw bisa merelakan diri gw menerima budaya ini.”Come on we have to kiss, I make it twice.” hahahaha, ya udah ngga pa-pa. I let him kiss me, dan bener cuman dua kali, emang sih tetep aneh buat gw berasa kya Habibie gitu gw =p, cuman siapa tau ntar gw bisa mempengaruhi dia dari cium 2 kali ke cium sekali atau malah peluk aja lebih nyaman ?? Hahaha !!
Untung aja si Jonathan, temen gw yang di Delft ngga jadi ikut, kalau ikut, gw ngga tau gimana cara menghandle 2 cowo belanda ini berhubung si Oxal sibuk sama Buzzcocks, Ed Kowalczyk, The Pretenders, Milow…Mungkin gw dan Jonathan akan cabut nyari pizza berhubung dia cinta pizza abis, lah si danny ?? Ini kan propertinya si Irma, hahahahahaha !! Sama si Danny aja napa lu mair ?? Baik kok, daripada si Peter noh =D.
Sampe rumah gw baru inget gw belum beli merchandisenya Parkpop 2009 ! SIAL ! Gw malah beli Cdnya OASIS, ah, crap ! Ngga penting banget sih Franz !!
Sibuk dengan parkpop hari ini, lupa sama Tim. Pas udah sampe rumah, kangen…
Kemaren abis argued about tanggal berapa gw ke Utrecht, masalahnya kalau kesono pake nginep sih, di tempatnya di Arnhem. Hukuman buat gw gara-gara waktu itu gw…
Hmm…
Gw kenapa ya, sampe di hukum harus nginep di tempatnya dia ? Lupa gw.
Oia gara-gara dinner sama cowo ituh, ngga bilang-bilang dulu sama dia. Ya ngapain coba, pacar kan belum =p, ngapain pake bilang ? Klo kata bang Raymond,” cobain semua Frans, biar lo ada gambaran secara keseluruhan karakter cowo bule tuh kya gimana.” ya elah, ngga usah di cobain juga udah ada gambaran bang =p. Lagian gw ngga pengen-pengen banget, gw tuh pengennya punya sahabat cowo. Abisnya di Indo kan gw punya stok sahabat cowo diberbagai macam komunitas =p, eh ini cuman punya si Ruby A.K.A cuman temen berantem doank yang kangennya kita tuh kangen berantem =D.
Ahhhh !!! Jadi mau ke Amsterdam !!
Tunggu aku tanggal 5 yah temans !!
June 28th 2009
Okeh ! Berhubung hari ini gw libur lagee, dan gw juga lagi nungguin cucian, so…ngeblog yuk =p !
Udah lama ya ‘bo, gw ngga nulis =p. Well, jadi kyanya gw ngerekap aja kali yaa…
(eh buset, perut gw bunyi, LAPER !!!)
Oia, gw belum sempet cerita ya klo sabtu kemaren si irma nginep disini ? Ya, sabtu kemaren si irma nginep disini, sakit-sakit dia dateng, mungkin karena dia ngga enak kali sama gw, jadi dipaksa deh, hehehehehe thanks ya mair…Lucunya, pas ketemu gw dia sembuh gitu loh ! Ah, lo mah penyakit kangen aja sama gw mair =p. Sambil makan irma curhat soal hostfamnya, dan gw juga cerita soal hostfam gw. Kita juga saling cerita soal anak-anak, ah, emang dasar au pair =D. Sampe akhirnya sampailah ke topik soal pria yang udah membuat kita gila, hahahahaha !!! Irma cerita soal pria yang membuat dia lumayan stress (leave him, get over him, find another guy !! That’s the only solution I could give to you as I always say =D), dan gw cerita soal pria yang membuat dunia gw jungkir balik dan jadi teringat sama film 10 Things I Hate About You, ahahahahahahahaha !!
Pas kita udah mau tidur jam 3 pagi (what the h*#L ??), Irma ngasih pengumuman bilang kalau dia ngajak temen bulenya yang ada di poto pesbuknya noh, ikutan. Ah, gatel emang tuh anak ! Tapi katanya dia mau nyomblangin gw sama tuh bule, HAH ! Come on ‘ma, I have 3 guys who one of them already makes me feel bugging, and the other one makes my world turn up side down, and the last one give that crap butterfly inside my tummy ! Please don’t…). besokannya kita pun jalan jam 1 kalau ngga salah, dengan berlari-lari karena bis akan datang dalam 2 menit, gw ngga mau ketinggalan bis ini berhubung klo ketinggalan kita harus nunggu setengah jam lagi dan itu tandanya kita akan telat ! Ternyata kita berhasil ke halte dalam waktu satu menit dan punya waktu nurunin ritme nafas semenit di halte, hahahahahaha !! Kasian si irma sakit-sakit gw paksa lari, abis lo ngga keliatan sakit seeh mair di mata gw, udah sembuh kan ? Obatnya gw soalnya =D. Gw sebenernya mau ke festival sama si Oxal, si irma mau ikutan aja. Gw janjian sama Oxal di centraal den haag, karena sedikit banyak gw agak selalu bergantung sama Oxal kalau jalan, hahahahahaha !! Abis tuh anak udah kya mata penjuru angin sih =D, peace out xal, peace ;-). Temennya Irma, yang ternyata bernama Danny muncul pas gw lagi belanja ketebelece untuk kamar gw. Gw menyebut hostdad gw sebagai Flower Guy karena dia suka banget sama bunga dan suka banget berkebun. Dia pernah bilang sama gw kalau dia pengen berkebun sampe mati, hahahahahaha (I wish I don’t have to work, lanjutnya sambil menunjukkan muka sedih, hahahahahaha). Hostdad gw mempengaruhi gw soal keindahan bunga, jadi deh gw nyari bunga buat di taro di kamar gw, berhubung bunga sebelumnya udah koit setelah idup 3 minggu di kamar gw dalam pemeliharaan gw =D. dan bunganya harus warna ungu. Kenapa ? Karena hostmom gw yang pecinta lilin udah mempengaruhi gw untuk menyukai lilin juga. Jadinya gw punya 3 lilin, satu di kamar dan dua di kamar mandi gw. Nah, berhubung gw pecinta wangi, khususnya wangi lavender, jadi deh lilin gw adalah lilin dengan wangi lavender beli di blokker.. Nah, pas lagi nunggu temennya irma dan nungguin oxal juga, gw lagi beli banyak pewangi lavender untuk penjuru kamar gw =D. Santai, ngga ngabis-ngabisin duit, di den haag gw punya tempat murah untuk beli itu semua, gw lupa namanya apa, cuman harganya rata2 1eu, alias ngga sampe lima belas rebu klo di rupiahin, dimana ini kategori murah donk, karena pewangi lavender di kamar gw di Bogor aja harganya hampir 50rebu =D.
Danny adalah orang pertama yang cipika cipiki 3 kali sama gw, agak shock juga gw, karena ah, Wassenaar emang, too international ! Although there are a bunch of dutch there who people introduced me to, but they didn’t do it in Wassenaar. Makanya gw agak kaget. Pas si Danny dateng gw lagi di American Book Store beli buku (bergirang akan prospek buku yang bisa gw baca =D).
The rest, well I told you already about that =).
Now move on to the work week !
Sepanjang selasa dan rabu, hari berlangsung baisa aja. Sampai akhirnya pas gw lagi nyantai di siang hari rabu, host mom ngasih tau klo ntar malem gw baby sit karena dia akan pergi sama suaminya, plus, dia juga baru tau kalau besokannya dia akan ke Paris. Jadinya praktis gw akan bersama anak2 selama dua hari itu. Dia nanya apakah itu ngga pa-pa. Gw bilang mah ngga pa-pa. Karena gw juga kan udah terbiasa sepanjang hari sama anak-anak. Hostmom bilang ntah pas hari kamis atau jumat nyokapnya hostdad bakal jemput anak-anak untuk jalan2 sama dia. Even better !
Tapi pas sorenya, hostmom baru tau kalau dia baru akan keluar jam setengah 4 sore dari rumah hari kamis, jadi paling gw akan seharian pas hari jumat dimana katanya hostdad akan pulang cepet hari jumat. Ya udah gw bilang, berhubung hari jumat sehariannya , gw bilang anak-anak ngga usah di bawa Noni (nyokapnya hostdad juga ngga pa-pa), karena hari jumat kan cleaning lady dateng, jadinya kan gw ngga perlu bersih-bersih rumah. Klo anak-anak dibawa gw bisa jobless =D. Hostmom gw ketawa,”I’ll find somewhere to go with them after lunch.” kata gw. Dan hostmom tersenyum sambil bilang thanks ke gw.
Pas hari kamisnya, pas gw mau jemput nana dan udah menyiapkan Faye, si bokap sms minta gw bawa anak-anak ke play ground karena dia mau pulang tapi mau kerja dari rumah. Ya udah gw buru-buru deh bawa bekal buat anak-anak biar ngga rewel. Gw bilang sama Lou kalau kita akan ke play ground, tapi dia ngga mau. Gw bilang dia harus mau, karena ini disuruh bokap dan bokap mau kerja di rumah.
“ Okay Fransisca.”
Gw, Lou dan faye pun masuk bakfiet. Jemput Nana, dan Nana ternyata ngga mau ke playground, dia mau pulang, Gw bilang kita harus karena disuruh bokap. Dia ngotot ngga mau, Dan tiba-tiba hostdad sms gw nanya make sure apakah gw akan membawa anak-anak ke playground, gw bilang ya gw pasti bawa mereka, tapi gw bilang kalau Nana ngotot ngga mau, but she doesn’t have any choice, I still gonna take them to the playground. Hostdad membalas dengan ketawa sambil bilang good, hahahahaha !!
Di play ground abis gw ngasih anak-anak minum dan snack jam 3, gw pun maen sama mereka. Ngga seperti au pair lain yang biasanya duduk aja ngeliatin anak-anaknya maen, gw lebih suka maen sama mereka. Bahkan Faye pun gw ajak maen naikin beberapa permainan. Kadang gw akan maen sama Nana dan ngeletakin Faye di rumput, kadang gw maen sama Lou dan membiarkan nana maen sama Faye, kadang gw membiarkan nana dan Lou maen berdua dan gw maen sama Faye., kadang gw maen bertiga sama nana dan Lou, dan Faye gw letakin di rumput lagi.
Tapi sore ini Lou ngga enak badan. Dia tidur pas di bakfiet dalam perjalanan ke playground, pas di play ground dia juga ngga maen seheboh biasanya. Malahan kalau gw lagi duduk di rumput sama Faye, Lou akan dateng ke gw sambil manggil nama gw terus lay down on my laps. Kadang dia bersender aja di bahu gw, kadang dia menguasai my laps karena dia duduk disitu dengan kepala bersender didada gw. Beuh, si Faye lah ya ngamuk ! Tuh bayi satu kan jealous-an, mana mau dia berbagi, Satu hal minus dari bayi manis gw.
Tapi Faye yang merangkak bersusaha memeluk gw juga gw biarin, karena gw tau, Lou ngga enak badan. Gw meratiin kalau banyak ibu-ibu yang ngeliatin gw, mungkin dia mikir kalau anak-anak ini udah terlalu deket sama gw dan menyalahkan ibunya anak-anak yang kerja dan mungkin ngga punya waktu buat anak-anak. Judge mental. Salah. Ibunya anak-anak hari itu lagi pergi, dan gw emang berubah jadi ‘ibu’ mereka kalau nyokap mereka lagi ngga ada. Harus begitu.
Ditengah-tengah Faye yang berusaha menyingkirkan Lou dari gw, dan nana yang berusaha menyingkirkan Faye dari gw, dan Lou yang masih memeluk gw, gw memutuskan untuk pulang dan bertanya sama Lou apakah dia mau pulang. Dia bilang iya. Itu jam 4.15 sore, biasanya kita pulang dari playground jam setengah lima, ngga pa-pa deh. Gw agak khawatir sama Lou. Pas keluar dari playground, kita bersamaan keluar dengan kakek dan nenek yang tadi maen juga nemenin cucu mereka maen. Dan mereka menyapa gw pas kita lagi nungguin traffic light dari merah berubah jadi ijo,dengan bahasa belanda, ngomong apa gitu, gw ngga ngerti. Ya udah gw bilang aja kalau gw ngga bisa bahasa belanda dan ngomong inggris. Si kakek mafhum dan bilang dengan bahasa inggris,” you’re a very good au pair, the family must be so lucky to have you.”.
Flattered.
Orang asing ke sekian yang bilang begitu. Apakah gw terlihat sebagus itu dimata orang-orang ?? I’m not that good anyway, the only day I love in whole week are Sunday and Monday only, coz it means I have my days off =p.
Anyway, pas udah sampe rumah Lou bergeletak dimana-mana. Lemes banget, Badannya ngga panas, cuman emang batuknya hebat. Gw sms hostdad ngasih tau situasi dan menjelaskan kalau di playground si Lou ngga maen kya biasanya. Hostdad ngga ada di rumah saoalnya. Ternyata dia lagi di toko bunga dan nyuruh gw ngasih makan anak-anak ntar dia yang ngasih mandi dan nganter mereka tidur. Ya udah gw mulai meng-heat makanan yang udah di beli hostmom buat dinner kita pake gelombang mikro. Fetuccini. Sedangkan Faye gw bikinin Brokoli dan ayam dan kentang di proses. Anak-anak ngga mau Fetuccini, mereka beneran ngga sentuh tuh fettucini, cuman Faye yang makan dengan lahap. Nana bilang dia mau makanannya Faye. Beuh, gw bikin buat hari ini dan besok ! Klo abis gw ngga tau bikin apa lagi buat besok karena di kulkas ngga ada sayur yang bisa gw proses ! Tapi supaya mereka makan, gw kasih deh. Ternyata Lou berubah pikiran dan ngga mau sentuh itu lagi. Gw bingung, dan gw suruh dia makan. Dia nangis pas gw suruh. Bukan Lou banget. Akhirnya gw bilang mau roti aja, pake pindakaas dia bialang yes. Ya udah gw kasih tuh roti while nana gw kasih pisang setelah makanannya abis.
Jam 6 hostdad pulang saat gw lagi menggendong Lou yang tertunduk lemas di bahu gw. Gw jarang banget gendong Lou, ya dia udah gede juga kan. Cuman ini special case, gw kesian sama dia. Hostdad bilang dia akan bawa Lou tidur dan nana mandi, sedangkan gw…Gw langsung bilang gw akan kasih susu untuk Faye dan bawa dia tidur, supaya hostdad bisa concerntrate sama Nana and Lou,” Great idea !” kata hostdad gw =D.
Besokannya, harusnya hostdad yang nemenin mereka makan malam seperti kata dia, cuman ternyata dia minta gw lagi yang nemenin anak-anak dinner, dimana anak-anak ngga mau lagi makan yang udah disiapin hostmom. Asparagus and stuff. Akhirnya mereka berdua gw kasih roti aja, sedangkan Faye makan makanannya yang kemaren juga yoghurt. Gw langsung inisiatif ngasih Faye susu pas gw lagi beresin meja makan abis itu gw juga yang langsung nyiapin dia tidur tanpa bilang sama hostdad. Setelah selesai dengan Faye pas gw mau turun ke bawah, hostdad bilang sama gw :” Thanks for take care of Faye this whole day from she woke up in the morning till she sleep again at night, you really helps me.”
Hostparents gw, kebanyakan bilang thanks ke gw sampe kadang-kadang gw bingung gimana caranya untuk bilang kalau it’s not a big deal. Dan kali ini gw memilih kalimat,” Oh no, that’s fine, I know you’ll be busy with Nana and Lou. Beside, you good at them and I think I’m good at Faye so it’s good for us.” kata gw sambil senyum.” still Fransisca, thanks.” balesnya sambil senyum juga. Gw nyerah and say you’re welcome deh akhirnya.
Udah lama ya ‘bo, gw ngga nulis =p. Well, jadi kyanya gw ngerekap aja kali yaa…
(eh buset, perut gw bunyi, LAPER !!!)
Oia, gw belum sempet cerita ya klo sabtu kemaren si irma nginep disini ? Ya, sabtu kemaren si irma nginep disini, sakit-sakit dia dateng, mungkin karena dia ngga enak kali sama gw, jadi dipaksa deh, hehehehehe thanks ya mair…Lucunya, pas ketemu gw dia sembuh gitu loh ! Ah, lo mah penyakit kangen aja sama gw mair =p. Sambil makan irma curhat soal hostfamnya, dan gw juga cerita soal hostfam gw. Kita juga saling cerita soal anak-anak, ah, emang dasar au pair =D. Sampe akhirnya sampailah ke topik soal pria yang udah membuat kita gila, hahahahaha !!! Irma cerita soal pria yang membuat dia lumayan stress (leave him, get over him, find another guy !! That’s the only solution I could give to you as I always say =D), dan gw cerita soal pria yang membuat dunia gw jungkir balik dan jadi teringat sama film 10 Things I Hate About You, ahahahahahahahaha !!
Pas kita udah mau tidur jam 3 pagi (what the h*#L ??), Irma ngasih pengumuman bilang kalau dia ngajak temen bulenya yang ada di poto pesbuknya noh, ikutan. Ah, gatel emang tuh anak ! Tapi katanya dia mau nyomblangin gw sama tuh bule, HAH ! Come on ‘ma, I have 3 guys who one of them already makes me feel bugging, and the other one makes my world turn up side down, and the last one give that crap butterfly inside my tummy ! Please don’t…). besokannya kita pun jalan jam 1 kalau ngga salah, dengan berlari-lari karena bis akan datang dalam 2 menit, gw ngga mau ketinggalan bis ini berhubung klo ketinggalan kita harus nunggu setengah jam lagi dan itu tandanya kita akan telat ! Ternyata kita berhasil ke halte dalam waktu satu menit dan punya waktu nurunin ritme nafas semenit di halte, hahahahahaha !! Kasian si irma sakit-sakit gw paksa lari, abis lo ngga keliatan sakit seeh mair di mata gw, udah sembuh kan ? Obatnya gw soalnya =D. Gw sebenernya mau ke festival sama si Oxal, si irma mau ikutan aja. Gw janjian sama Oxal di centraal den haag, karena sedikit banyak gw agak selalu bergantung sama Oxal kalau jalan, hahahahahaha !! Abis tuh anak udah kya mata penjuru angin sih =D, peace out xal, peace ;-). Temennya Irma, yang ternyata bernama Danny muncul pas gw lagi belanja ketebelece untuk kamar gw. Gw menyebut hostdad gw sebagai Flower Guy karena dia suka banget sama bunga dan suka banget berkebun. Dia pernah bilang sama gw kalau dia pengen berkebun sampe mati, hahahahahaha (I wish I don’t have to work, lanjutnya sambil menunjukkan muka sedih, hahahahahaha). Hostdad gw mempengaruhi gw soal keindahan bunga, jadi deh gw nyari bunga buat di taro di kamar gw, berhubung bunga sebelumnya udah koit setelah idup 3 minggu di kamar gw dalam pemeliharaan gw =D. dan bunganya harus warna ungu. Kenapa ? Karena hostmom gw yang pecinta lilin udah mempengaruhi gw untuk menyukai lilin juga. Jadinya gw punya 3 lilin, satu di kamar dan dua di kamar mandi gw. Nah, berhubung gw pecinta wangi, khususnya wangi lavender, jadi deh lilin gw adalah lilin dengan wangi lavender beli di blokker.. Nah, pas lagi nunggu temennya irma dan nungguin oxal juga, gw lagi beli banyak pewangi lavender untuk penjuru kamar gw =D. Santai, ngga ngabis-ngabisin duit, di den haag gw punya tempat murah untuk beli itu semua, gw lupa namanya apa, cuman harganya rata2 1eu, alias ngga sampe lima belas rebu klo di rupiahin, dimana ini kategori murah donk, karena pewangi lavender di kamar gw di Bogor aja harganya hampir 50rebu =D.
Danny adalah orang pertama yang cipika cipiki 3 kali sama gw, agak shock juga gw, karena ah, Wassenaar emang, too international ! Although there are a bunch of dutch there who people introduced me to, but they didn’t do it in Wassenaar. Makanya gw agak kaget. Pas si Danny dateng gw lagi di American Book Store beli buku (bergirang akan prospek buku yang bisa gw baca =D).
The rest, well I told you already about that =).
Now move on to the work week !
Sepanjang selasa dan rabu, hari berlangsung baisa aja. Sampai akhirnya pas gw lagi nyantai di siang hari rabu, host mom ngasih tau klo ntar malem gw baby sit karena dia akan pergi sama suaminya, plus, dia juga baru tau kalau besokannya dia akan ke Paris. Jadinya praktis gw akan bersama anak2 selama dua hari itu. Dia nanya apakah itu ngga pa-pa. Gw bilang mah ngga pa-pa. Karena gw juga kan udah terbiasa sepanjang hari sama anak-anak. Hostmom bilang ntah pas hari kamis atau jumat nyokapnya hostdad bakal jemput anak-anak untuk jalan2 sama dia. Even better !
Tapi pas sorenya, hostmom baru tau kalau dia baru akan keluar jam setengah 4 sore dari rumah hari kamis, jadi paling gw akan seharian pas hari jumat dimana katanya hostdad akan pulang cepet hari jumat. Ya udah gw bilang, berhubung hari jumat sehariannya , gw bilang anak-anak ngga usah di bawa Noni (nyokapnya hostdad juga ngga pa-pa), karena hari jumat kan cleaning lady dateng, jadinya kan gw ngga perlu bersih-bersih rumah. Klo anak-anak dibawa gw bisa jobless =D. Hostmom gw ketawa,”I’ll find somewhere to go with them after lunch.” kata gw. Dan hostmom tersenyum sambil bilang thanks ke gw.
Pas hari kamisnya, pas gw mau jemput nana dan udah menyiapkan Faye, si bokap sms minta gw bawa anak-anak ke play ground karena dia mau pulang tapi mau kerja dari rumah. Ya udah gw buru-buru deh bawa bekal buat anak-anak biar ngga rewel. Gw bilang sama Lou kalau kita akan ke play ground, tapi dia ngga mau. Gw bilang dia harus mau, karena ini disuruh bokap dan bokap mau kerja di rumah.
“ Okay Fransisca.”
Gw, Lou dan faye pun masuk bakfiet. Jemput Nana, dan Nana ternyata ngga mau ke playground, dia mau pulang, Gw bilang kita harus karena disuruh bokap. Dia ngotot ngga mau, Dan tiba-tiba hostdad sms gw nanya make sure apakah gw akan membawa anak-anak ke playground, gw bilang ya gw pasti bawa mereka, tapi gw bilang kalau Nana ngotot ngga mau, but she doesn’t have any choice, I still gonna take them to the playground. Hostdad membalas dengan ketawa sambil bilang good, hahahahaha !!
Di play ground abis gw ngasih anak-anak minum dan snack jam 3, gw pun maen sama mereka. Ngga seperti au pair lain yang biasanya duduk aja ngeliatin anak-anaknya maen, gw lebih suka maen sama mereka. Bahkan Faye pun gw ajak maen naikin beberapa permainan. Kadang gw akan maen sama Nana dan ngeletakin Faye di rumput, kadang gw maen sama Lou dan membiarkan nana maen sama Faye, kadang gw membiarkan nana dan Lou maen berdua dan gw maen sama Faye., kadang gw maen bertiga sama nana dan Lou, dan Faye gw letakin di rumput lagi.
Tapi sore ini Lou ngga enak badan. Dia tidur pas di bakfiet dalam perjalanan ke playground, pas di play ground dia juga ngga maen seheboh biasanya. Malahan kalau gw lagi duduk di rumput sama Faye, Lou akan dateng ke gw sambil manggil nama gw terus lay down on my laps. Kadang dia bersender aja di bahu gw, kadang dia menguasai my laps karena dia duduk disitu dengan kepala bersender didada gw. Beuh, si Faye lah ya ngamuk ! Tuh bayi satu kan jealous-an, mana mau dia berbagi, Satu hal minus dari bayi manis gw.
Tapi Faye yang merangkak bersusaha memeluk gw juga gw biarin, karena gw tau, Lou ngga enak badan. Gw meratiin kalau banyak ibu-ibu yang ngeliatin gw, mungkin dia mikir kalau anak-anak ini udah terlalu deket sama gw dan menyalahkan ibunya anak-anak yang kerja dan mungkin ngga punya waktu buat anak-anak. Judge mental. Salah. Ibunya anak-anak hari itu lagi pergi, dan gw emang berubah jadi ‘ibu’ mereka kalau nyokap mereka lagi ngga ada. Harus begitu.
Ditengah-tengah Faye yang berusaha menyingkirkan Lou dari gw, dan nana yang berusaha menyingkirkan Faye dari gw, dan Lou yang masih memeluk gw, gw memutuskan untuk pulang dan bertanya sama Lou apakah dia mau pulang. Dia bilang iya. Itu jam 4.15 sore, biasanya kita pulang dari playground jam setengah lima, ngga pa-pa deh. Gw agak khawatir sama Lou. Pas keluar dari playground, kita bersamaan keluar dengan kakek dan nenek yang tadi maen juga nemenin cucu mereka maen. Dan mereka menyapa gw pas kita lagi nungguin traffic light dari merah berubah jadi ijo,dengan bahasa belanda, ngomong apa gitu, gw ngga ngerti. Ya udah gw bilang aja kalau gw ngga bisa bahasa belanda dan ngomong inggris. Si kakek mafhum dan bilang dengan bahasa inggris,” you’re a very good au pair, the family must be so lucky to have you.”.
Flattered.
Orang asing ke sekian yang bilang begitu. Apakah gw terlihat sebagus itu dimata orang-orang ?? I’m not that good anyway, the only day I love in whole week are Sunday and Monday only, coz it means I have my days off =p.
Anyway, pas udah sampe rumah Lou bergeletak dimana-mana. Lemes banget, Badannya ngga panas, cuman emang batuknya hebat. Gw sms hostdad ngasih tau situasi dan menjelaskan kalau di playground si Lou ngga maen kya biasanya. Hostdad ngga ada di rumah saoalnya. Ternyata dia lagi di toko bunga dan nyuruh gw ngasih makan anak-anak ntar dia yang ngasih mandi dan nganter mereka tidur. Ya udah gw mulai meng-heat makanan yang udah di beli hostmom buat dinner kita pake gelombang mikro. Fetuccini. Sedangkan Faye gw bikinin Brokoli dan ayam dan kentang di proses. Anak-anak ngga mau Fetuccini, mereka beneran ngga sentuh tuh fettucini, cuman Faye yang makan dengan lahap. Nana bilang dia mau makanannya Faye. Beuh, gw bikin buat hari ini dan besok ! Klo abis gw ngga tau bikin apa lagi buat besok karena di kulkas ngga ada sayur yang bisa gw proses ! Tapi supaya mereka makan, gw kasih deh. Ternyata Lou berubah pikiran dan ngga mau sentuh itu lagi. Gw bingung, dan gw suruh dia makan. Dia nangis pas gw suruh. Bukan Lou banget. Akhirnya gw bilang mau roti aja, pake pindakaas dia bialang yes. Ya udah gw kasih tuh roti while nana gw kasih pisang setelah makanannya abis.
Jam 6 hostdad pulang saat gw lagi menggendong Lou yang tertunduk lemas di bahu gw. Gw jarang banget gendong Lou, ya dia udah gede juga kan. Cuman ini special case, gw kesian sama dia. Hostdad bilang dia akan bawa Lou tidur dan nana mandi, sedangkan gw…Gw langsung bilang gw akan kasih susu untuk Faye dan bawa dia tidur, supaya hostdad bisa concerntrate sama Nana and Lou,” Great idea !” kata hostdad gw =D.
Besokannya, harusnya hostdad yang nemenin mereka makan malam seperti kata dia, cuman ternyata dia minta gw lagi yang nemenin anak-anak dinner, dimana anak-anak ngga mau lagi makan yang udah disiapin hostmom. Asparagus and stuff. Akhirnya mereka berdua gw kasih roti aja, sedangkan Faye makan makanannya yang kemaren juga yoghurt. Gw langsung inisiatif ngasih Faye susu pas gw lagi beresin meja makan abis itu gw juga yang langsung nyiapin dia tidur tanpa bilang sama hostdad. Setelah selesai dengan Faye pas gw mau turun ke bawah, hostdad bilang sama gw :” Thanks for take care of Faye this whole day from she woke up in the morning till she sleep again at night, you really helps me.”
Hostparents gw, kebanyakan bilang thanks ke gw sampe kadang-kadang gw bingung gimana caranya untuk bilang kalau it’s not a big deal. Dan kali ini gw memilih kalimat,” Oh no, that’s fine, I know you’ll be busy with Nana and Lou. Beside, you good at them and I think I’m good at Faye so it’s good for us.” kata gw sambil senyum.” still Fransisca, thanks.” balesnya sambil senyum juga. Gw nyerah and say you’re welcome deh akhirnya.
June 22nd 2009
Sedih banget hari ini ngga bisa ketemu Faye dan Lou, hikzz…
Hari ini tuh hari libur gw seperti biasa. Dan hari ini gw bangun jam setengah 11 ! Kebiasaan gw banget klo libur bangunnya siang =p. Abis itu gw ngetik buat blog. Karena selama komputer belum ada di kamar gw waktu itu, praktis gw nulis di buku. Jadi tadi siang gw mindahin gitu apa yang gw tulis ke Word, maksudnya mau ngeposting hari ini. Ya udah gw sibuk ngetik yang ternyata tulisan gw pas hari pertama gw disini tuh banyak banget. Sanking banyaknya sampe harus gw bagi tiga supaya satu posting tuh ngga terlalu banyak.
Anyway, jadi gw baru turun jam 2 siang. Dimana di bawah ngga ada siapa-siapa, pas gw tanya sama Marie Jose, si laundry lady, katanya hostmom pergi sama Ann marie and the babies. Sedangkan Lou dan Nana ngga makan siang di rumah. Ah, ngga ketemu anak-anak deh hari ini, kangen…
Dan pas hari ini gw pulang dari den haag abis nyari jaket ( ngga dapet, malah belI sepatu, Lagee !!), itu udah jam 7an, dimana anak-anak udah di tempat tidur. Hikz…Kangen…
Tapi hari ini gw cabut lagi, nyari tuh pantai yang di Wassenaar tea disebelah mananya sih ?? Katanya Marie Jose di belakang Duinrell, ngga jauh dari situ. Tapi aye udah ngayuh sepeda sampe tolol ngga dapet-dapet tuh pantai. Di sebelah mananyah ??? Kudu nanya sama hostmom kyanya =D
Anyway, sepanjang hari ini gw mikirin tentang Parkpop yang tgl 28. Minggu depan. Gw beneran pengen kesana…Cuman masalahnya gw udah janji sama dewi mau ke Amsterdam…Gimana yah ? Gw udah mikir2 mau di undur jadi tgl 5, cuman berarti gw juga harus mengundur janjian gw sama Jonathan, temen bule gw di Delft. Ribetnya, si Jonathan udah sampe tukeran hari sama temennya karena sebenernya tgl 5 itu dia kerja. Jadi dia bisa ketemu gw jam setengah 3 gitu klo ngga salah. Duh…Gimana donk ??? Terus klopun gw undur, ngga mungkin gw undur jadi minggu depannya tgl 12 karena gw lembur hari itu. Klo minggu depannya lagi, which is tgl 19 gw pun ngga bisa karena sekali lagi gw udah janji sama temen-temen gw di Amsterdam. Jadi gw emang punya dua janji sama mereka : tgl 28-29 juni dan 17-21 juli. Tgl 26 kan gw ketemu sama Tim…duh,…mana Tim mau ke Prancis juga lagi bulan Agustus. Jadinya harus nyesuain jadwal sama dia, dan tgl 26 udah bagus banget. Tgl 2 atau 9 agustus dia bisa ngga ya…? Biar tgl 26 juli jadinya gw ke Delft. Tgl 2 atau 9 agustus gw ke Utrecht, tgl 16, dimana gw kyanya ke Nijmegen menurut perjanjian gw dan Youri, cuman gw masih bingung. Soalnya sebenernya gw pengen ngerayain 17an gitu ke kedutaan =D. Kapan lagi makan masakan indo yang beneran enak =p. jadinya mungkin bisa gw undur sampe tgl 23 agustus ke Nijmegennya.
Oh God, demi Parkpop gw sampe begini ribetnya…. Awas aja klo ngga bagus !
Tapi agaknya, gw emang harus melakukan ini semua. Cancel dan mereschedule, huh…kapan gw nginep di tempatnya Irma kalau kya gini =p. Terus, kapan gw ke ceko ? Kapan gw ke jerman ? Kapan gw ke polandia ? Kapan gw ke luar negeri ? Ah, kapan-kapan kyanya, huh…
Anyway, ngga cukup setaun emang tinggal di Eropa =p.
Hari ini tuh hari libur gw seperti biasa. Dan hari ini gw bangun jam setengah 11 ! Kebiasaan gw banget klo libur bangunnya siang =p. Abis itu gw ngetik buat blog. Karena selama komputer belum ada di kamar gw waktu itu, praktis gw nulis di buku. Jadi tadi siang gw mindahin gitu apa yang gw tulis ke Word, maksudnya mau ngeposting hari ini. Ya udah gw sibuk ngetik yang ternyata tulisan gw pas hari pertama gw disini tuh banyak banget. Sanking banyaknya sampe harus gw bagi tiga supaya satu posting tuh ngga terlalu banyak.
Anyway, jadi gw baru turun jam 2 siang. Dimana di bawah ngga ada siapa-siapa, pas gw tanya sama Marie Jose, si laundry lady, katanya hostmom pergi sama Ann marie and the babies. Sedangkan Lou dan Nana ngga makan siang di rumah. Ah, ngga ketemu anak-anak deh hari ini, kangen…
Dan pas hari ini gw pulang dari den haag abis nyari jaket ( ngga dapet, malah belI sepatu, Lagee !!), itu udah jam 7an, dimana anak-anak udah di tempat tidur. Hikz…Kangen…
Tapi hari ini gw cabut lagi, nyari tuh pantai yang di Wassenaar tea disebelah mananya sih ?? Katanya Marie Jose di belakang Duinrell, ngga jauh dari situ. Tapi aye udah ngayuh sepeda sampe tolol ngga dapet-dapet tuh pantai. Di sebelah mananyah ??? Kudu nanya sama hostmom kyanya =D
Anyway, sepanjang hari ini gw mikirin tentang Parkpop yang tgl 28. Minggu depan. Gw beneran pengen kesana…Cuman masalahnya gw udah janji sama dewi mau ke Amsterdam…Gimana yah ? Gw udah mikir2 mau di undur jadi tgl 5, cuman berarti gw juga harus mengundur janjian gw sama Jonathan, temen bule gw di Delft. Ribetnya, si Jonathan udah sampe tukeran hari sama temennya karena sebenernya tgl 5 itu dia kerja. Jadi dia bisa ketemu gw jam setengah 3 gitu klo ngga salah. Duh…Gimana donk ??? Terus klopun gw undur, ngga mungkin gw undur jadi minggu depannya tgl 12 karena gw lembur hari itu. Klo minggu depannya lagi, which is tgl 19 gw pun ngga bisa karena sekali lagi gw udah janji sama temen-temen gw di Amsterdam. Jadi gw emang punya dua janji sama mereka : tgl 28-29 juni dan 17-21 juli. Tgl 26 kan gw ketemu sama Tim…duh,…mana Tim mau ke Prancis juga lagi bulan Agustus. Jadinya harus nyesuain jadwal sama dia, dan tgl 26 udah bagus banget. Tgl 2 atau 9 agustus dia bisa ngga ya…? Biar tgl 26 juli jadinya gw ke Delft. Tgl 2 atau 9 agustus gw ke Utrecht, tgl 16, dimana gw kyanya ke Nijmegen menurut perjanjian gw dan Youri, cuman gw masih bingung. Soalnya sebenernya gw pengen ngerayain 17an gitu ke kedutaan =D. Kapan lagi makan masakan indo yang beneran enak =p. jadinya mungkin bisa gw undur sampe tgl 23 agustus ke Nijmegennya.
Oh God, demi Parkpop gw sampe begini ribetnya…. Awas aja klo ngga bagus !
Tapi agaknya, gw emang harus melakukan ini semua. Cancel dan mereschedule, huh…kapan gw nginep di tempatnya Irma kalau kya gini =p. Terus, kapan gw ke ceko ? Kapan gw ke jerman ? Kapan gw ke polandia ? Kapan gw ke luar negeri ? Ah, kapan-kapan kyanya, huh…
Anyway, ngga cukup setaun emang tinggal di Eropa =p.
Subscribe to:
Posts (Atom)
